Site icon zonakalteng

Astaga…, Timbunan Sampah di Jalan Mahakam Merembet ke Lingkungan Sekolah

Barselnews, Kapuas – Timbunan sampah dijalan Mahakam Kuala Kapuas semakin tak terkendali, bahkan merembet kelingkungan sekolah Madrasah Iptidayah.

Hal tersebut, lantaran tidak ada Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Sebelumnya pernah ditawarkan untuk menempatkan amrol, namun ditolak oleh warga.

Berdasarkan informasi dilapangan para guru sekolah Madrasyah Iptidayah Jalan Mahakam keberatan dengan sampah menumpuk. Karena lingkungan sekolah di jadikan tempat pembungan sampah, sehingga aroma tidak sedap mengganggu proses belajar mengajar.

Kabid Pertamanan dan Persampahan Dinas PUPR-PKP Kapuas, Ahamd Isnainie mengatakan, saat ini TPS di Jalan Mahakam tidak ada lagi walau pun sudah ditawarkan untuk penampatan amrol sebagai solusi.

“Namun solusi yang kita tawarkan ditolak warga mereka keberatan bila ditempatkan amrol didaerah tersebut,” kata Ahmad Isnainie.

Ia menjelaskan, saat ini warga harus membuang sampah di transit di Jalan Pati Rumbih. Namun warga masih saja membuang sampah di lingkungan sekolah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut dia, pihaknya akan menempatkan pot bungan diarea lingkungan sekolah tersebut.

“Kita akan mengumpulkan ketua RT dan lurah untuk menyampaikan solusi agar melibatkan pihak ketiga untuk mengcover seluruh sampah di Jalan Mahakam,” jelas dia.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan dilokasi ternyata masih ada warga yang membuang sampah di area sekolah, namun  bukan warga daerah tersebut.

“Kita akan menegakkan Peraturan Daerah (Perda) no 5 Tahun 2011 apa bila membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda Rp 500 ribu. Namun sebelum diberlakukan kita mensosialisasikannya dulu kepada masyarakat,” tandas dia. (JM/A2).

Exit mobile version