Barselnews, Pulang Pisau – Dinas Kesehatan Pulang Pisau menyebutkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) diwilayahnya mengalami penurunan sekitar 50 persen.
“Kasus DBD di Pulang Pisau menurun 50 persen. Hal itu dilihat dari jumlah pasien yang masuk atau berobat baik di Puskesmas maupun di RSUD,” kata Kadis Dinkes Pulpis, dr. Muliyanto kepada Barselnews. Kamis (17/1/2019).
Ia membeberkan, sebelumnya kasus DBD terjadi peningkatan pada September-Nopember 2018 masa puncak musim penghujan diatas 65 persen.
Para pasien tersebut telah dirawat secara intensif baik di Puskesmas maupun di RSUD Pulpis dinyatakan sehat. Semenjak itu hingga saat ini tidak ada lagi penambahan kasus DBD seperti beberapa waktu lalu.
“Berdasarkan data dari RSUD maupun Puskesmas pada Desember 2018 hingga Januari 2019, kasus DBD mulai menurun sampai 50 persen,” ungkap dia.
Menurutnya, saat ini curah hujan masih cukup tinggi. Untuk itu pihaknya tetap mengantisipasi serangan DBD dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), fogging serta bekerjasama dengan sektor-sektor Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lain untuk memback up.
“Dari Pusat pun kemarin juga kita berkoordinasi untuk memback up, jika ada kasus-kasus DBD apalai sampai terjadi KLB,” jelas dia.
Ia berharap, kedepannya akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan baik Puskesmas dan Rumah Sakit.
“Justru kami mengharapkan di Puskesmas itu memiliki kualitas yang baik dari segi SDM, maupun sarana dan prasarananya,” ucap dia.
Seta juga meminta para petugas dilapangan untuk proaktif menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya DBD dan bagaimana cara menghindarinya.
Dan lanjut dia, masyarakat juga harus tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar terhindar dari penyakit DBD.
Penyakit DBD akan menyerang apabila kondisi lingkungan kotor dan tidak dirawat serta banyak genangan air naymuk-nyamu ini akan berkembang biak lebih cepat.
“Intinya jaga kebersihan kita meminta untuk tetap menjagkebersihan. Apalagi masih dalam musim penghujan seperti ini. Bersihkan genangan air serta berantas sarng nyamuk disekitar lingkungan rumah kita,” pungkasnya. (EF/A2).

