Barselnews, Kuala Kapuas-Mining Cluster Improcement Frogram(MCIF) bertekad bulat membangun dunia pendidikan bagi generasi muda di Kabupaten Kapuas.
“Karena, tanggung jawab terhadap generasi muda dengan membangun dunia pendidikan merupakan tangung jawab bersama, baik perusahaan maupun pemerintah,” kata Head Departemen HRD PT Asmin Bara Baronang(ABB), Rustam Efendy, Selasa (23/1/2019).
Ia sepakat dengan apa yang disampaikan pak Hery perwakilan dari dari PT Dasa In III supaya lebih menjalin kerjasama dalam pengembangan dunia pendidikan bagi generasi muda terutama yang berada disekitar beroperasinya perusahaan seperti di Desa Saka Karang.
Selain itu ia juga menyampaikan, ketika pihaknya berkunjung ke Desa Pande Rawa saat panen ikan lele, sempat ada mendengar selentingan bahwa kalau program Corporate Social Responsibility (CSR) berhitung harus ada keuntungan dulu dari kegiatan tersebut.
Menurut dia, seharusnya tidak seperti itu, sebab bagaimana semua pihak dapat berkontribusi untuk menyiapkan dunia pendidikan bagi generasi muda supaya bisa memiliki masa depan yang lebih baik.
“Oleh karena itu, kami dari manejemen ABB tidak melihat keuntungan atau rugi ketika memberikan program CSR, dan yang terpenting kehadirian kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat disekitar perusahaan karena kedepan masa depan bangsa ini ditangan generasi muda,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehadirian MCIF ini merupakan kegiatan bersama seluruh perusahaan dalam program CSR, dan nantinya akan diresmikan Sekolah Dasar Swasta(SDS), dan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Akan tetapi kendala yang dihadapi dari sekolah ini adalah kekurangan tenaga pendidik sebanyak enam orang.
“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Dinas Pendidikan bisa menambah sebanyak enam guru supaya proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, dan lancar,” ujarnya.
Sementara Hery selaku perwakilan PT Dasa in III menambahkan,selamat kepada PT ABB yang sudah mewujudkan keinginan masyarakat di dunia pendidikan dengan membangun bangunan sekolah.
“Saya berharap kedepan kita bisa bersinergi untuk pembangunan dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan pondasi utama untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dan memutuskan rantai kemiskinan,” kata Hery. (JM/A1).

