Barselnews, Buntok – Dinas Kesehatan (Dinkes) Barito Selatan dan TP-PKK menggelar pencanangan isi piringku dan pencegahan anemia pada remaja putri. Di Jaro Pirarahan Buntok, Rabu (27/3/2019).
“Kegiatan ini kita lakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang makansehat dengan gizi seimbang melalui isi piringku. Serta untuk mencegah stunting diwilayah Barsel,” kata Kepala Dinkes Barsel, Djulita K Palar kepada Barselnews.
Ia menjelaskan, serta juga mencegah terjadinya anemia pada remaja putri sebagai calon ibu yang tercukupi gizi demi kehamilan yang berkualitas
Dan untuk meningkatkan komitmen dan kerjasama antara pemerintah baik sektor kesehatan maupun non kesehatan dalam pembangunan pangan dan gizi untuk mencegah stunting.
Menurutnya, salah satu komponen terpenting dalam pembangunan kesehatan yakni terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.
Periode kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, lanjut dia, merupakan kesempatan emas dalam mencetak generasi berkualitas bebas stunting dan masalah gizi lainnya.
“Intervensi pada periode ini tidak boleh diabaikan karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang,” jelas dia.
Menurutnya, berdasarkan hasil riskesdas tahun 2018 Indonesia dihadapkan pada tantangan berbagai permasalah gizi yaitu masih tingginya prevalensi stunting, underweight, wasting dan anemia pada ibu hamil serta semakin meningkatnya obesitas pada orang dewasa.
Stunting dan masalah gizi lanjut dia, merupakan ancaman besar bagi negara, karena akan berdampak pada menurunnya kualitas sumber daya manusia ke depannnya.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan indonesia sehat melalui percepatan penurunan stunting dan permasalahan gizi tersebut.
“Maka kita bekerja sama dengan TP-PKK Barsel melaksanakan kegiatan pencanangan isi pringku dan pencegahan anemia pada remaja putri dalam rangka mencegah stunting,” ucap dia. (UR/A2).

