Barselnews, Kapuas – Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolaorud) kapuas, terus melakukan pemantauan lalulintas air baik fery tradisional maupun kapal angkutan barang dan orang di pelabuhan Danu Mare menjelang dan paska Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah.
Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasat Pol Airud AKP Puji Widodo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan kelayakak fery penyeberangan tradisional baik dari mesin sampai pelampung keselamatan penumpang.
“Kita terus melakukan pengecekan terhadap kelayakan kapal fery serta pelampung keselamatan dan memberikan arahan jangan sampai muatan melebihi kapasitas,” kata Puji Widodo via telepion selulernya. Sabtu, 8 Juni 2019.
Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik mau pun arus balik. Karena terpantau banyak masyarakat pengguna roda dua lebih mendominasi memanfaatkan fery penyeberangan.
“Kita berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten Kapuas, untuk melakukan pengecekan kelayakan serta memberikan sosialisasi kepada penumpang cara menggunakan pelampung dan jangan panik saat situasi darurat,” jelas dia.
Ia membeberkan, sasaran kegiatan pemeriksaan kelayakan fery penyeberangan yakni fery Kapuas Barat, fery Panamas, fery Ujung Murung dan Fery penyeberangan Jalan Mawar.
Adapun personil yang diturunkan Satpolairud Polres Kapuas sebanyak 4 orang, Dishub Provinsi Kalteng 3 orang, Dishub Kapuas dari LLASDP 4 orang dan Kesyahbandaran sebanyak 3 orang.
“Saya berharap pihak motoris dan pengusaha fery lebih memperhatikan keselamatan penumpang. Jangan hanya mengejar keuntungan, sehingga melanggar aturan dan berakibat orang lain kehilangan harta benda bahkan nyawa,” pungkas dia. (DJEMMY NAPOLEON/A2).

