Beranda Barito Utara BPJS Muara Teweh Tidak Bayar Klaim, RSUD Pinjam Kas Daerah

BPJS Muara Teweh Tidak Bayar Klaim, RSUD Pinjam Kas Daerah

24
0

BarselNews, Muara Teweh – Kabar utang BPJS Kesehatan secara Nasional hingga triliunan rupiah, dampaknya dirasakan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Karena sejak April hingga Juli 2019 pihak BPJS Kesehatan cabang Muara Teweh tak melakukan pembayaran atas klaim di RSUD Muara Teweh.

Dimana diperkirakan total klaim pembayaran BPJS kesehatan Cabang Muara Teweh dari April hingga Juli 2019 mencapai Rp 7 Miliar.

Direktur RSUD Muara Teweh, drg Dwi Agus Setijowati, Rabu 4 September 2019 memaparkan, klaim RSUD Muara Teweh pada April 2019 sebesar Rp. 1.778.000.000, pada Mei sebesar Rp. 1.883.845.600.

Pada Juni mencapai Rp 2.264.216.600,- sehingga total sekitar Rp 5,9 miliar, belum lagi ditambah bulan Juli dengan nilai klaim rata rata Rp 1,7 miliar per bulan, maka diperkirakan utang BPJS Kesehatan yang menjadi tunggakan dan harus dibayar adalah sekitar Rp 7 miliar lebih.

Ia menerangkan, bahwa akibat keterlambatan pembayaran BPJS Kesehatan tersebut pihaknya sempat kesulitan keuangan bahkan pada awal Agustus 2019 kemarin sempat pinjam dengan kas daerah melalui persetujuan Bupati Barito Utara sebesar Rp 1.7 miliar.

“Akibat keterlambatan pihak BPJS Kesehatan cabang Muara Teweh, kami sempat pinjam ke kas daerah sebesar Rp1, 7 miliar dan akan di lunasi apabila pihak BPJS membayarnya, ” kata wanita yang akrab disapa Tinuk ini.

Dia menuturkan, bahwa pinjaman tersebut untuk mengatasi kebutuhan RSUD Muara Teweh sepertu pembayaran listrik, makanan pasien, serta gaji pegawai rumah sakit.

Sementara, Sekda Barrito Utara, Ir Jainal Abidin membenarkan bahwa pihak rumah sakit meminjam kepada kas daerah untuk menutupi kebutuhannya, hal ini karena masih adanya tunggakan dari BPJS Kesehatan cabang Muara Teweh.

“Kita sudah berusaha koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan namun masih belum membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan karena sejak April hingga Juni dan ditambah Bulan Juli 2019 belum membayar klaim rumah sakit, ” kata Jainal Abidin.

Dia mengharapkan, dengan adanya tunggakan tersebut pihak rumah sakit tetap melakukan pelayanan maksimal terhadap masyarakat yang berobat, entah itu yang memakai kartu BPJS maupun yang tidak memakai kartu.(DN/A2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here