Beranda Headline Pastoran Gereja Santo Matius Terbakar di Kapuas, Satu Korban Meninggal Dunia

Pastoran Gereja Santo Matius Terbakar di Kapuas, Satu Korban Meninggal Dunia

87
0
Petugas sedang mengevakuasi korban kebakaran

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Pastoran atau kediaman rumah Pastor dilingkungan Gereja Santo Matius Jalan Piere Tandean No 46, RT 05, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, terbakar. Jumat, 10 Januari 2020 sekitar pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun dalam peristiwa tersebut satu orang umat Katolik bernama Sampta Rius (55) warga jalan Pemuda, Perumahan Sosial yang menginap bersama Pastor P. FX Oscar Aris Sudarmandi CP, ditemukan meninggal dunia lantaran diduga tidak sempat menyelamatkan diri

“Pada saat kejadian kebakaran tersebut saya belum tidur, tiba-tiba terdengar suara sirena semakin dekat, kemudian saya melihat api semakin besar disamping salib gereja,” kata Neno salah seorang warga kepada zonakalteng.co.id, Jumat, 1 Januari 2020.

Melihat kejadian tersebut, lanjut dia, dirinya berlari mendekati sumber kebakaran ternyata api berasal dari kediaman rumah pastor. Pihaknya pun berupaya membantu memadamkan api. Namun, setelah dilakukan penyisiran ditemukan jasad korban.

“Berdasarkan informasi selain Pastor ada korban yang menginap. Ya pada saat api padam dan dilakukan penyisiran ditemukan korban yang tulang rusuknya tertimpa material bangunan,” beber dia.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama melalui Kapolsek Selat AKP Christian Maruli Tua Siregar membenarkan peristiwa kebakaran dikediaman Pastor yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Kita sudah melakukan inventarisasi dan dari pengakuan pastor saat kejadian langsung berlari keluar menyelamatkan diri dengan pakian di badan,” ucap dia.

Kronologis kejadian, lanjut dia, pastor P. FX Oscar Aris Sudarmandi,CP terbangun dan melihat api dibagian belakang atau dapur sudah membesar dirinya pun berlari keluar menyelamatkan diri.

Tak berapa lama kemudian api menghanguskan rumah semi permanen beserta isinya. Sementara korban pada saat itu diduga tidak bisa menyalamatkan diri karena berada dikamar tamu bagian belakang rumah.

“Dalam kejadian tersebut korban ditemukan telungkup didepan pintu kamar. Adapun barang yang tidak dapat diselamatkan satu unit sepeda motor dan uang kolekte gereja,” beber dia.

Ia menambahkan, sementara untuk kerugian material diperkirakan sebesar Rp800 juta. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui karena saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. (DJEMMY NAPOLEON/A2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here