Site icon zonakalteng

Bandara Beringin Muara Teweh Akan Diserahkan Ke Pemkab Barito Utara

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Dengan telah dibangunnya Bandara Haji Muhammad Sidik yang sebentar lagi akan diresmikan dan dioperasionalkan, maka Bandara lama yakni Beringin Muara Teweh akan segera ditutup.

Untuk penutupan Bandara Beringin Muara Teweh ini akan dilaksanakan pada 10 September 2020 mendatang dan rencananya akan diserahkan aset bandara kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

“Bandara Haji Muhammad Sidik dijadwalkan mulai beroperasi pada 10 September 2020 akan datang. Dan pada 10 September 2020 nanti juga Bandara Beringin Muara Teweh sudah Closed untuk penerbangan,” kata General Manager Air Nav Cabang Palangka Raya, I Nyoman Oka Wirana.

Disampaikan Nyoman bahwa secara legalitas, 10 September 2020 mendatang Bandara Haji Muhammad Sidik sudah mulai beroperasi, karena Bandara HM Sidik sudah masuk publikasi internasional atau AIP (Aeronautical Information Publication),

Terhadap hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Barito Utara, H Fery Kusmiadi , Sabtu 15 Agustus 2020 mengatakan dengan adanya bandara baru HM Sidik di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, bandara Beringin Muara Teweh akan menjadi aset Pemkab Barito Utara.

“Bandara Beringin Muara Teweh dalam waktu dekat tidak digunakan lagi untuk aktivitas penerbangan, maka akan dikembalikan menjadi aset pemerintah daerah,” kata Fery

Bandara Beringin Muara Teweh dengan panjang landasan 1.200 meter dan lebar 23 meter berada di Jalan Pendreh dan saat ini kondisinya sudah berada di kawasan pemukiman penduduk sehingga tidak layak lagi untuk dikembangkan, untuk itu Pemkab Barito Utara membangun bandara baru yakni Bandara Haji Muhammad Sidik di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan.(DN/A1).

Exit mobile version