ZONAKALTENG, Tamiang Layang-Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mengatakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program untuk percepatan pembangunan di pedesaan.
“Adapun tujuannya untuk menunjang keberhasilan pembangunan nasional hingga kepelosok pedesaan,” katanya, di Tamiang Layang, Jumat.
Menurut dia, program ini merupakan prorgam terpadu lintas sektoral dan wujud operasi bhakti TNI yang pelaksanaannya terintegrasi dengan masyarakat.
Program ini juga lanjut dia, dilaksanakan melalui perencanaan berdasarkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di pedesaan.
Sedangkan sasaran yang dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti, dan dipadukan dengan program pemerintah daerah yang kemudian dibahas di forum DPRD untuk disyahkan menjadi pembangunan daerah.
Untuk program TMMD 109 di Barito Timur pada 2020 ini membangun badan jalan baru sepanjang 3 kilometer yang menghubungkan antara Desa Sibung menuju ke Dusun Layung Habang Kecamatan Raren Batuah.
Sedangkan anggaran dalam pembuatan jalan ini merupakan hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 yang dilaksanakan secara swakelola.
“Dengan terwujudkan program ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggunakan akses jalan yang dibangun melalui TMMD,” ucap Ampera AY Mebas.
Sementara Dandim 1012 Buntok, Letkol Inf Dwi Tantomo mengatakan selain membangun dan menperbaiki jalan, pihaknya juga melaksanakan penyuluhan kesehatan dan pelayanan KB bagi warga Desa Sibung.
“Penyuluhan kesehatan ini, merupakan program non fisik TMMD yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Barito Timur,” tambah dia.
Hal ini dilakukan kata Dwi Tantomo, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Apalagi ditengah pandemi COVID-19 saat ini.
Untuk itu ia juga mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, jauhi kerumunan dan mencuci tangan menggunakan sabun sesering mungkin.
“Karena dengan pola hidup bersih dan sehat itu dan menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19,” demikian Dwi Tantomo.(BI/A1).

