Site icon zonakalteng

DPRD Pulang Pisau Minta Percepat Pembangunan Infrastuktur Desa Yang Rusak

Adventorial DPRD Pulang Pisau

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Kalangan DPRD Pulang Pisau meminta eksekutif agar mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan yang rusak.

Anggota DPRD Pulpis, H. Muhammad Yamin Amur mengatakan, pihaknya meminta kepada eksekutif melalui dinas terkait agar mempercepat penanganan sejumlah infrastuktur, baik jalan dan jembatan yang rusak.

Hal tersebut dalam rangka mendukung dan memberikan kenyamanan mobilitas warga, baik itu warga yang beraktifitas bepergian maupun distribusi barang dan jasa.

” Seperti di Sebangau Kuala, akibat hujan jalan sulit dilewati oleh warga. Untuk itu, pembangunan jalan tersebut harus dipercepat pelaksanaan kegiatannya, ” kata, H Muhammad Yamin Amur

Yamin sapaan akrab berharap,  memasuki pengujung tahun 2020, pembangunan infrastuktur jalan penghubung antar desa yang rusak terus di lakukan perbaikan.

Hal tersebut dalam rangka menunjang aktifitas, sehingga dapat mendukung perekonomian warga masyarakat.

Paling tidak, lanjut dia, jika belum bisa ditingkatkan pembangunannya maka dilakukan pemeliharaan sehingga pemgguna jalan tidak kesulitan saat melintas.

“Seperti di Kecamatan Kahayan Kuala dan Sebangau Kuala, pembangunan infrastruktur antar desa dianggap masih belum maksimal di antara kecamatan lainnya di wilayah Bumi Handep Hapakat, baik dari segi Insfrastruktur dan dan fasilitas umum lainnya, ” ucap dia.

Legislator PKB Pulpis ini mengatakan dari hasil pantauan dilapangan pembangunan infrastruktur antar desa di Kecamatan Sebangau Kuala dan Kahayan Kuala masih belum maksimal dari kecamatan lainnya.

Dimana, masih banyak terdapat insfrastruktur jalan yang belum tersentuh pembangunannya, sehingga pada saat datang musim hujan jalan menjadi becek dan susah untuk dilewati.

“Masih banyak infrastuktur  jalan yang perlu sentuhan pembangunan. Jika tidak segera diatasi, masyarakat akan kesulitan melewati, khususnya pada saat musim hujan seperti ini, ” ujarnya

Selain infrastruktur jalan, Dia juga menyebutkan perlunya pembangunan sarana air bersih dan jaringan listrik.

Seperti kita ketahui bersama, hingga saat ini jaringan listrik masih belum tersambung di kecamatan Kahayan Kuala, dan beberapa desa di Kecamatan Kahayan Tengah.

Yamin juga mengakui, untuk merealisasikan hal itu banyak kendala, salah satunya adalah faktor geografi. Namun ia optimis dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten dan pihaknya kendala itu dapat diatasi bersama.

“Pembangunan dua kecamatan itu jika dibandingkan dengan yang lain masih jauh. Kami paham kendalanya, tapi kalau kita semua serius membenahinya saya yakin 2021, masalah air bersih dan listrik dapat selesai,” pungkasnya. (SENDRI/A2).

Exit mobile version