Site icon zonakalteng

Kapolres Kapuas sarankan pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada vaksin

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Kapolres Kapuas, AKBP Manang Soebeti menyarankan agar pembelajaran sistem tatap muka ditunda sampai ada vaksin Corona Virus Disease-19 (COVID-19).

“Sebelum ada vaksinasi, sebaiknya pembelajaran dilakukan jarak jauh saja, karena sangat beresiko anak tertular COVID-19,”ucap Kapolres Kapuas, Senin, 4 Januari 2021.

Dikatakannya, sistem pembelajaran jarak jauh itu agar jangan sampai di awal tahun 2021 ada klaster baru dari Pendidikan, sebab saat ini kasus covid 19 di Kalteng masih meningkat

“Apalagi di Kabupaten Kapuas masih peringkat empat di Kalteng, dan kita akan terus berupaya untuk membantu pemerintah agar penularan virus corona dapat ditekan dengah selalu mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Pihaknya kata Manang Soebeti terus membantu pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mendisiplinkan masyarakat agar selalu menerapkan 4 M secara masif.

Sedangkan ditempat yang berbeda Wakil Ketua DPRD Kapuas, Yohanes menambahkan apa yang disaran Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti menjadi pertimbangan pihak Dinas Pendidikan setempat untuk menunda kegiatan proses belajar mengajar secara tatap muka sambil menunggu adanya vaksinasi.

“Saya sependapat dengan pak Kapolres untuk saat ini belajar dari rumah (BDR) seperti yang selama ini sudah dilaksanakan oleh Dinas teknis,” terang Yohanes.

Legislator dari PDI Perjuangan itu mengatakan, selama vaksinasi belum direalisasi seharusnya BDR tetap dilaksanakan, secara dalam jaringan(Daring), dan luar jaringan(Luring).Karena Covid 19 di Kalteng capai angka 9901 dan peringkat ke 10 Nasional.

“Tentunya ini menjadi perhatian semua pihak jangan sampai Kabupaten Kapuas terjadi peningkatan kasus Covid 19.Saat ini suspek 6 jiwa, dan yang positif masih dalam perawatan 46 jiwa, sembuh 892 jiwa dan yang meninggal dunia sebanyak 26 jiwa,” jelasnya.

Untuk itu, perlu perhatian semua pihak dan terlebih kepatuhan terhadap protokol kesehatan (Prokes) dan menerapkan 4 M dan masyarakat harus mendukung penuh apa yang selama ini sudah di lakukan.(Djimmy Napoleon/A1).

Exit mobile version