Site icon zonakalteng

Dijebak Main Perempuan, Korban Diminta Uang Rp 10 juta

Korban dengan kondisi lebam dikedua matanya

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Kejadian penganiayaan yang terjadi di Jalan Nenas, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah pada 20 Desember 2020 lalu ternyata memiliki motif terselubung oleh pelaku yang merupakan teman dari korban.

Pelaku berinisial MO (41) ternyata ingin memeras korban berinisial TA (55) dengan motif dijebak main perempuan.

Kapolres Barito Utara melalui Kasat Reskrim, AKP M Tommy Palayukan SH SIK, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan pelaku dan korban, penganiayaan ini dilakukan pelaku agar dapat memeras korban untuk mengeluarkan uang dengan cara dijebak main perempuan.

Dijelaskan Kasat, jalannya kejadian penganiayaan tersebut yakni pada saat korban bertemu dengan tersangka dan janjian akan kembali ke Puruk Cahu pada 20 Desember 2020 lalu sehingga mengajak berangkat bersama-sama.

Saat itu, tersangka berboncengan dengan seorang perempuan, dan mereka pun  berhenti  di jalan sebelum simpang Lahei.

Kemudian, tersangka meminta kepada korban untuk membawa perempuan yang diboncengnya dengan alasan ada urusan di Desa Pendreh.

Selanjutnya korban dan tersangka kembali ke muara Teweh, namun tersangka duluan meninggalkan korban bersama perempuan tersebut. Saat itu, perempuan yang dibonceng tersebut meminta diantar ke rumah.

“Saat diperjalanan  korban menanyakan apakah perempuan tersebut istrinya dan di jawab bukan istrinya hanya pacar,” jelas Tommy Palayukan, Rabu, 6 Januari 2020.

Saat sampai di rumah yang ditunjuk oleh perempuan tersebut, yakni rumah kayu warna pink  yang berada di daerah Jalan Nenas, korban pun diajak masuk ke rumah dan duduk dilantai.

Tak lama berselang, korban pun dirayu oleh perempuan tersebut sambil memegang alat kelamin korban.  Sewaktu korban ingin pulang,  dirinya disuruh perempuan tersebut nunggu tersangka datang.

Namun tiba-tiba, tersangka keluar kamar dan langsung menarik kerah baju korban lalu mendorong ke dinding. Saat itu pula, korban langsung dipukul pada bagian kepala dan wajah menggunakan tangan kosong.

Akibat dari pemukulan tersebut, korban mengalami luka lebam pada kedua mata dan bagian hidung yang mengeluarkan darah.

Setelah itu, korban didorong ke dapur dan tersangka mengambil pisau. Kemudian, perempuan tersebut meminta uang sebesar RP 10 juta kepada korban, namun dia tidak memiliki uang.

Selanjutnya, korban disuruh menurunkan celana sehingga kelihatan alat kelamin dan perempuan tersebut juga menurunkan celananya sendiri sampai terlihat alat kelaminnya. Selanjutnya difoto oleh tersangka.

Kemudian, korban dapat keluar rumah dan langsung pulang. Karena merasa keberatan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Utara.(DN)

Exit mobile version