ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Kabupaten Kapuas akan dijadikan Pilot Project Model kota tanpa Pengutan Liar (Pungli).
Demikian disampaikan Wakapolres Kapuas Kompol Iqbal Sengaji usai rapat koordinasi evaluasi kegiatan Satgas Saber pungli. Kamis, 14 Januari 2021.
Iqbal Sengaji yang juga ketua Satgas Saber Pungli mengatakan, dalam rapat koordinasi tersebut pihaknya mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2020.
“Hal tersebut, sebagai bahan pembahasan program kerja di tahun 2021, salah satunya menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai project model kota tanpa pungli,” kata Wakapolres.
Ia menjelaskan, program kerja tahun 2020 menjadi bahan evalusi untuk ditingkatkan kembali pada tahun selanjutnya serta memperbaharui surat keputusan tentang pembentukan unit satuan sapu bersih pungutan liar.
Kesiapan dan persiapan, sebagai pilot project model kota tanpa pungli tertuang dalam surat pernyataan dukungan Bupati Kapuas, Sekda, Camat, dan Kades.
Serta juga pembentukan dan penempatan posko satgas saber pungli baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa
“Kita akan membantuk dan mengakat kelompok masyarakat sadar pungli dari tingkat kabupaten hingga desa. Karena semua ini perlu keterlibatan semua pihak untuk berkomitmen menjadikan Kapuas bebas dari praktek pungli,” jelas dia.
Ia meminta dukungan seluruh element baik tokoh agama, masyarakat, organisasi pemuda,perempuan dan masyarakat sipil agar satgas saber pungli memberantas praktek peraktek pungli sehingga pelayanan publik kepada masyarakat lebih baik.
“saya berharap kedepan Kabupaten Kapuas bebas dari praktek pungli disetiap layanan publik kepada masyarakat,” ucap dia.
Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut dipimpin langsung Wakapolres Kapuas Kompol Iqbal Sengaji S.I.K. M.Si. dihadiri Kepala Inspektorat Heri Bowo, Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang S.I.K.
Serta Kasat Intel AKP Saldicky J. Al Karim S.I.K, Kasat Sabhara AKP Puji Widodo dan Kasat Binmas IPTU Imam Sahrofi. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

