ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Dinas Sosial Kapuas menyampaikan pencapaian kinerja selama tahun 2021. Jumat, 7 Januari 2022 sore.
Pencapaian kinerja melalui Program Keluarga Harapan (PKH) ada tiga bidang yang menjadi program kerja yakni rehabilitasi sosial, perlindungan dan jaminan sosial serta pemberdayaan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kapuas, Budi Kurniawan mengatakan pencapaian kinerja selama tahun 2021 baik program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa dilaksanakan dengan baik.
Untuk program Nasional PKH per tanggal 4 Desember 2021 tercatat sebanyak 11.387 KPM jauh meningkat dari tahun 2020 untuk tahap I hanya 9.965 KPM.
“Peningkatan secara signifikan jumlah penerima PKH serta anggaran yang di gelontorkan Kemensos RI disalurkan melalui kartu keluarga sejahtera sebesar Rp 26,8 miliar,” kata Budi Kurniawan.
Ia juga membeberkan pada tahun 2022 pihak masih menjalankan program BPNT, di akhir bulan Desember 2021 tercatat penerimanya sebanyak 16.727 KPM yang tersebar di 17 kecamatam,17 kelurahan dan 214 desa.
“Pada tahun 2021kita dapat tambahan kuota BPNT karena pemberlakuan pergerakan kegiatan masyarakat ( PPKM) di masa pandemi C-19 sebanyak 13.449 sehingga total warga Kapuas yang menerima program BPNT sebanyak 30.176 KPM,” beber dia.
Kemudian lanjut dia, untuk jaminan sosial bersumber dari APBD dan APBN khususnya penerima iuran BPJS yang menerima PBI dari APBD Kabupaten Kapuas.
Dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Sedangkan program Jamsos lainya berupa bantuan bagi korban bencana yang bekerjasama dengan BPBD Kapuas.
“Kita menyalurkan bantuan sembako kepada korban bencana banjir di 5 kecamatan di daerah non pasang surut dan pada Desember 2021 di 2 kecamatan di daerah pasang surut yakni Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung,” ucap dia.
Sementara bidang rehabilitasi sosial yakni rumah tidak layak huni 100 unit yang sudah dilaksanakan di 6 Desa baru dilaksanakan pada 4 Desember 2021.
Saat ini, sambung dia, progres pekerjaan sudah mencapai 98 persen dan diperkirakan pada minggu kedua Januari 2022 sudah rampung 100 persen.
Kemudian program ATENSI (Asisten Rehabilitas Sosial), Lansia penyaluran berupa sembako dan peralatan tempat tidur untuk 100 orang lansia.
Sedang program bantuan bagi disabilitas pihaknya membantu untuk 5 orang penyandang disabilitas berupa kursi roda.
“Sementara program fisik pembangunan kantor untuk rekan-rekan pekerja sosial, gudang dan garasi. Alhamdulillah sudah selesai 100 persen,” pungkas dia (DJEMMY NAPOLEON/A2)

