Site icon zonakalteng

Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga Perlu Kerjasama Semua Elemen

Rapat Koordinasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga di Auala Bappeda Jalan Tambun Bungai.(Foto : Djimmy Napoleon)

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga perlu kerjasama antar pemangku kepentingan atau semu elemen.

“Kali kita bertumpu pada satu dinas saja, program ini tidak bisa berjalan dengan baik, oleh sebab itu perlu kerja sama semua dinas instansi yang terlibat dalam program ini,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Septedy, Rabu 18 Januari 2022.

Septedy yang juga sebagai Sekda Kapuas ini mengatakan pemetaan sangat penting terhadap indikator yang menjadi tanggung jawab setiap dinas/instansi..

Contohnya Dinas Kesehatan ada 12 indikator yang harus dicapai serta menjadi fokus untuk pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kemudian indikator yang menjadi bagian dari Dinas instansi yang lain seperti Dinas PU untuk ketersediaan air bersih dan sanitasi yang terkelola dengan baik terutama jamban sehat.

“Jika sudah dipetakan apa yang menjadi tangungjawab masing-masing dinas tinggal kita keroyokan, maka pekerjaan lebih mudah dan efisensi waktu pun lebih cepat,” ucap dia.

Menurutnya, 12 indikator yang dilaksanakan Dinkes diantaranya program gizi, kesehatan ibu dan anak mencakup keluarga mengikuti KB dengan target 65 persen.

Kemudian, ibu melahirkan difasilitas kesehatan 100 persen dan bayi mendapat imunisasi lengkap mencapai 100 persen belum lagi indikator lainnya dengan target yang sudah ditetapkan.

“Program ini ada sedikit kemiripan dengan program stunting, namun tidak mungkin kita selesaikan secara parsial. Karena mendukung program Standar Pelayanan Minimal Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas,” ucap dia.

Ia berharap dengan rapat Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga yang melibatkan seluruh stakeholder serta kompak dengan satu saya dan satu bahasa untuk menuntaskan program ini.

Hal ini berdampak pada kesehatan masyarakat terutama menurukan angka kematian ibu dan bayi, serta angk stunting juga bisa ditekan.

“Kita berharap dengan bekerja secara ikhlas, tulus dan berdedikasi tinggi tentu standar mutu kesehatan di Kabupaten Kapuas akan meningkat melalui pendekatan secara keluarga,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

Exit mobile version