Site icon zonakalteng

Pemkab Kapuas Maksimalkan Penanganan COVID-19

Bupati Kapuas Ben Brahim S bahat didampingi Sekda Septedy

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- Pemkab Kapuas memaksimalkan penanganan pandemi Covid- 19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat saat memimpin rapat didampingi Sekertaris Daerah Drs Septedy, Dandim 1011 KLK Letkol Kav Fadliansyah, Kapolres Kapuas Qori Wicaksono, Kepala OPD dan Camat di Aula Bappeda Jalan Tambun Bungai, Selasa 1 Maret 2022.

Ben Brahim mengatakan, memaksimalkan kinerja dalam rangka percepatan vaksinasi, bor dan penerapan disiplin terhadap Protokol kesehatan menjadi kesepakatan semua. Hal ini untuk menurunkan level PPKM dari 3 ke level 2.

“Kita mendorong pelaksanaan vaksinasi untuk lebih ditingkatkan lagi terutama yang masih rendah,” kata Ben Brahim S Bahat.

Oleh sebab itu, sambung dia, perlu koordinasi yang baik antara pak Camat, unsur tripika, lurah, kepala desa, RT, korwil Dinas pendidikan yang berada di kecamatan dan kepala puskesmas untuk percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

“Kita yakin dan percaya untuk progres vaksin dosis dua masih di angka 50,25 persen dan sesuai dengan kesepakatan bersama pada tanggal 20 Maret 2022 nanti dosis dua untuk masyarakat umum dan lansia bisa mencapai 70 persen lebih,” ucap dia.

Ia menyamaikan ada variabel lain yang mendukung dari level 3 bisa turun menjadi level 2 PPKM diantaranya ketersediaan bor (tempat tidur) di Rumah Sakit, hotel, NSD dan rumah dinas staf ahli.

SK sudah ada dengan Bupati dengan jumlah 232 tempat tidur serta testing yang dilakukan untuk satu hari minimal 785 orang.

“Kita dorong untuk 26 puskesmas melakukan testing bagi masyarakat sehingga bisa mencapai 785 orang dalam satu hari,” kata dia.

Ditambahkan Ben, sampai saat ini kasus terkonfirmasi sebanyak 138 orang, sehingga perlu ditegakan kembali operasi Yustisi penegakan prokes kepada masyarakat sehingga bisa menekan angka terkonfirmasi.

Kemudian pos penyekatan perbatasan Kalsel-Teng di perpanjang sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan untuk mengamankan wilayah Kabupaten Kapuas sekaligus Kalteng.

“Kita perketat bagi masyarakat yang tidaj memilki rapid antigen 1×24 jam silahkan putar balik dan bagi supir pengangkut material dan sembako dibantu dengan rapid antigen dan apa bila belum di vaksin langsung di vaksin dosis, 1, 2 dan booster,”pungkasnya . (DJEMMY NAPOLEON/A2)

Exit mobile version