Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, DR H Suwarno Muriyat saat diwawancarai diruang kerjanya, di Kuala Kapuas, Jumat (18/3/2022)(ZONAKALTENG/Djemmy Napoleon).
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Pemerintah Kabupaten Kapuas berencana akan menggelar pencatatan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) matematika dengan jumlah peserta terbanyak.
“Kegiatan tersebut direncanakan pada 23, namun ditunda menjadi 24 Maret 2022 setelah upacara Harjad dan HUT Pamda Kapuas, adapun jumlah peserta sebanyak 300 orang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, DR H.Suwarno Muriyat, di Kuala Kapuas, Jumat, 18 Maret 2022.
Ia menjelaskan, adapun jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD),dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menurut dia, kegiatan yang mengalami pergeseran pada tanggal 24 Maret 2022 berdasarkan hasil rapat itu dalam rangka memperingati hari jadi Kota Kuala Kapuas ke 216 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 71.
“Pencatatan rekor Muri matematika ini merupakan yang pertama di Indonesia bahkan di dunia,” terangnya.
H.Suwarno Muriyat juga menyampaikan, pencatatan rekor muri ini bukan memecahkan rekor, tetapi pencatatan rekor muri dengan peserta 300 orang dari tingkat PAUD hingga SMP.
Lelaki yang menyelesaikan titel doktor di Universitas Malang itu mengatakan, dalam penghitungan matematika ini nantinya dengan metode bukan dari belakang, akan tetapi dari depan.
Untuk pelatihan cara penghitungan ini memang sudah dilaksanakan dua tahun sebelumnya dengan mendatangkan instruktur asal Jogjakarta.
“Kita sudah melakukan persiapan selama 2 tahun untuk pencatatan rekor Muri ini. Dalam kegiatan itu nantinya akan diberikan apresiasi Pemkab Kapuas dan Dinas Pendidikan,” katanya.
Selain itu ia juga menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk merubah paradigma pelajaran matematika yang selama ini dianggap sebagai pelajaran yang sulit, dan tidak menyenangkan.
Dengan adanya pemecahan rekor muri tersebut lanjut dia, akan berubah ternyata pelajaran matematika mudah dan menyenangkan.
“Dalam perhitungan matematika itu nantinya akan dihitung secara langsung tanpa di bantu alat hitung, baik kalkulator maupun sampoa,” pungkasnya.(Djemmy Napoleon/A1).

