Site icon zonakalteng

Pansus LKPj DPRD panggil sejumlah SOPD pertanyakan penggunaan anggaran 2021

Foto: Ketua Pansus LKPj DPRD Barito Selatan, Jarliansyah saat diwawancarai, di Buntok, Selasa (17/5)(ZONAKALTENG/Istimewa).

ZONAKALTENG, Buntok-Panitia Khusus (Pansus) DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah memanggil sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait penggunaan anggaran 2021 lalu.

“Pada sesi pertama ini, kita memanggil Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), bagian kesra dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD),” kata ketua Pansus LKPj DPRD Barito Selatan, Jarliansyah, di Buntok, Selasa.

Ia menerangkan, dalam kegiatan ini, pihaknya juga mempertanyakan terkait dengan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2021 lalu.

“Adapun yang kita pertanyakan, dari mana sumber-sumber dari dana SILPA sebesar Rp71 miliar tersebut,” ucap politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Barito Selatan itu.

Berdasarkan hasil rapat yang telah dilaksanakan, sumber dana SILPA itu berasal dari sebagian kegiatan dibagian kesra yang sebagian belum disalurkan.

“Ada sebanyak empat item pada bagian kesra yang ada sebagian belum tersalurkan 100 persen dan ada juga yang sebagian yang sudah salurkan, dan sisa dananya sudah dimasukan ke dalam kas daerah,” ucap dia.

Selain dari empat item tersebut, SILPA juga berasal dari 10 pekerjaan proyek yang pekerjaannya dihentikan karena keadaan Kahar atau keadaan suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan atau tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Kita sudah memantau secara langsung sejumlah proyek yang dihentikan pengerjaannya karena banjir tersebut,” jelas Jarliansyah.

Ditegaskannya, meskipun sudah dijelaskan oleh masing-masing SOPD, namun pihaknya meminta pembuktiannya berupa rekening koran dan lainnya apakah benar dananya sudah disetorkan ke kas daerah.

“Dalam rapat ini, kita meminta kepada DPKAD untuk melengkapi data-data mengenai dana SILPA tersebut,” tambah dia.

Setelah ini menurut dia, pihaknya juga akan memanggi dinas lainnya yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Barito Selatan untuk mempertanyakan terkait penggunaan anggaran tahun 2021 lalu.(HBI).

 

Exit mobile version