Foto: Anggota DPRD Barito Selatan, Tamarzam saat diwawancarai, di Buntok, Selasa (21/6/2022)(ZONAKALTENG/H.Bayu).
ZONAKALTENG, Buntok-Anggota DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Tamarzam mengharapkan lokasi car free day yang berada di Jalan Tugu Buntok tersebut tak menggangu kegiatan ibadah masyarakat di gereja.
“Pada lokasi car free day itu ada gereja, dan diharapkan tidak mengganggu umat kristiani yang datang menuju ke gereja untuk melaksanakan ibadah,” katanya, di Buntok, Selasa.
Karena lanjut Tamarzam, kegiatan ibadah pada gereja yang posisinya berada dibagian ujung lokasi car free day itu dilaksanakan dua kali kegiatan ibadah dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB.
Untuk itu ia menyarankan kepada pemkab dapat mengatur lalu lintas agar memudahkan bagi umat kristiani yang datang menggunakan kendaraan ke gereja tersebut.
“Kapan perlu pada bagian tengah atau marka jalan yang berada persis didepan gereja itu bisa diberikan pembatas, sehingga memberikan keleluasaan bagi mereka yang datang beribadah menggunakan kendaraan bermotor melalui depan gereja,” ucapnya.
Sebab menurut dia, kalau tidak diberikan pembatas pada tengah jalan yang berada di depan gereja, akan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Pada prinsifnya kita sangat mendukung diaktifkanya kembali car free day ini, asalkan tidak mengganggu aktifitas umat kristiani yang beribadah pada gereja tersebut,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Barito Selatan, Daud Danda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan mengaktifkan kembali kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day di Jalan Tugu Buntok.
“Pengaktifkan kembali car free day ini sesuai arahan dari Penjabat Bupati Barito Selatan,” katanya.
Pihaknya lanjut dia, telah melaksanakan rapat membahas terkait hal itu bersama dengan pihak kepolisian, Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) dan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan instansi terkait lainnya.
Dikatakannya, berdasarkan hasil rapat itu, kegiatan car free day yang lokasinya merupakan jalan kewenangan provinsi tersebut akan dilaksanakan kembali setiap hari minggu dan akan dimulai pada pekan depan.
“Sedangkan waktu pelaksanaannya dari pukul 05.00 WIB sampai 09.00 WIB,” ucap Daud Danda.
Terkait hal itu, pihaknya juga telah mendapatkan izin penggunaan jalan Tugu dari depan Gereja Imanuel sampai dengan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lokasi car free day itu dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Daud Danda, berdasarkan hasil rapat yang telah dilaksanakan kemaren, semua pihak mendukung terlaksananya car free day yang sempat terhenti selama kurang lebih dua tahun akibat pandemi Corona Virus Disease-19 (COVID-19) tersebut.
Diaktifkannya car free day ini dalam upaya mengurangi polusi dan memberikan tempat kepada masyarakat untuk berolahraga, baik jalan santai, bersepeda, senam maupun lainnya.
Selain itu juga dalam upaya membangkitkan kembali perekonomian terutama bagi para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.
Daud Danda berharap kepada masyarakat yang ada di daerah ini dapat memanfaatkan lokasi car free day di Jalan Tugu Buntok tersebut.(HBI/A1).

