ZONAKALTENG, Buntok – Pj Bupati Barito Selatan, Deddy Winarwan menyebutkan bidan berperan penting dalam menurunkan stunting.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati saat menghadiri HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI). di GPU Jaro Pirarahan Buntok, Senin, 28 Agustus 2023.
Deddy Winarwan mengatakan Bidan muncul sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu melahirkan.
Peran bidan di masyarakat sangat dihargai dan dihormati karena tugasnya yang sangat mulia, memberi semangat, membesarkan hati dan mendampingi, serta menolong ibu melahirkan sampai dengan merawat bayinya dengan baik.
Bidan dapat bekerja mandiri melakukan pelayanan kebidanan primer sesuai dengan wewenangnya dan menentukan perlunya dilakukan rujukan.
“Tak hanya itu bidan juga berperan penting dalam menurunkan angka stunting di masing-masing desa tempatnya bekerja,” kata Deddy Winarwan, Selasa, 29 Agustus 2023.
Disamping itu, lanjut dia, perannya di dalam pelayanan kolaboratif sebagai mitra dalam pelayanan medis terhadap ibu, bayi dan anak serta sebagai anggota tim kesehatan dalam pelayanan kesehatan keluarga dan masyarakat.
Peran bidan tidak hanya seperti dukun paraji atau dukun kampung di masa lalu yang hanya membantu persalinan, tapi sekarang menjadi penyuluh juga menjadi pendamping bahkan menjadi penggerak dari pembangunan kesehatan khususnya kesehatan reproduksi.
“Bahkan kehadiran bidan ini sangat membantu Pemerintah lantaran kehadirannya saat ini ada di semua desa baik yang padat penduduknya maupun yang terpencil di pelosok-pelosok,” ucap dia.
Ia menyampaikan saat ini yang menjadi pekerjaan rumah besar Barsel mencegah stunting dan 6 fokus utama yang harus dilaksanakan yaitu pemberian obat tambah darah (FE) ibu hamil minimal 90 tablet selama kehamilan.
Ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil 4 kali selama kehamilan, membawa balita ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya, PMBA (Pemberian Makanan Tambahan Balita), jamban sehat dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Dari 6 Fokus utama ini ada 2 yang dikerjakan bidan yaitu Pemberian Tablet FE dan Kelas Ibu, dan 4 lainnya terintegrasi dengan program kesehatan lainnya serta persalinan minimal dengan 4 (empat) tangan (2 bidan) dan harus di Fasilitas Kesehatan.
Dengan peran bidan saya berharap harapan hidup dan angka kematian bayi maupun ibu melahirkan terus menurun dan bisa ditekan.
Ia pun berharap IBI Barsel bisa terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat mulai dari sebelum kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas dan kesehatan anak. (B/A1)

