Site icon zonakalteng

PT Pada Idi Turut Bantu Pemkab Barito Selatan Cegah dan Tekan Stunting

Oplus_131072

ZONAKALTENG, Buntok – PT Pada Idi berperan serta membantu Pemkab Barito Selatan dalam upaya menekan dan mencegah stunting.

“Kita serius dan komitmen melakukan aksi pencegahan dan penurunan stunting di Desa Teluk Timbau,” kata CSR Foreman PT Pada Idi, Ramadani Sidiq, Selasa, 4 Juni 2024.

Ia membeberkan sebelumnya telah berhasil menerapkan program Sehat Tanpa Stunting (TTS) di Desa Damparan pada tahun 2023.

Pada tahun ini, lanjut dia, pihaknya PT kembali melaksanakan program TTS di Desa Teluk Timbau.

“Tahun lalu kita berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Damparan untuk berkunjung ke posyandu terutama masyarakat yang memiliki anak usia balita,” beber dia.

CSR PT Pada Idi akan melanjutkan program ini pada Desa Teluk Timbau yang akan dimulai dari bulan Juni-Oktober 2024.

Ia menjelaskan Program Sehat Tanpa Stunting Desa Teluk Timbau dilakukan untuk meningkatkan pemahaman Kader Posyandu Balita Desa Teluk Timbau melalui pelatihan.

Serta memberikan bantuan alat antropometri kit dan bantuan Dana Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Program tersebut juga berkolaborasi dengan tenaga profesional pihak UPTD Puskesmas Mengkatip. Hal ini juga sejalan dengan program bidang gizi puskesmas mengkatip dalam memberikan penyegaran kader melalui pelatihan,” beber dia

Sementara Kepala Desa Teluk Timbau, H. Gurdansyah mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan keseriusan PT Pada Idi untuk membantu Desanya terutama dalam mengatasi masalah stunting.

“Memang betul mengenai permasalahan stunting ini haruslah tersampaikan secara jelas kepada kader dan terutamanya masyarakat,” kata dia

Senada dengan Kepala Desa Teluk Timbau, ahli gizi Desi Triwijayanti dari Puskesmas Mengkatip, juga menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksakan oleh CSR PT Pada Idi dapat membantu puskesmas.

“Terutama dalam melakukan refreshing kepada kader posyandu mengenai penggunaan Alat Antropometri dan cara pencegahan risiko stunting pada bayi dibawah dua tahun,” ucap dia. (B/A2)

Exit mobile version