Site icon zonakalteng

Satlantas Polres Barsel Edukasi Pelajar SMAN 5 Dusun Selatan, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

ZONAKALTENG, Buntok – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus digencarkan. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas.

Kali ini dengan para pelajar SMAN 5 Dusun Selatan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta bahaya pelanggaran yang dapat berujung pada kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Barsel, AKP Andri Wicaksono mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Ia menyebutkan dalam penyuluhan tersebut, petugas memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, melengkapi surat-surat kendaraan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara.

“Selain itu para pelajar juga diimbau untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI ketika mengendarai sepeda motor, tidak berboncengan lebih dari satu orang, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan melanggar aturan lalu lintas,” kata Kasat Lantas.

Menurutnya bahwa pelanggaran lalu lintas bukan hanya berpotensi dikenai sanksi hukum, tetapi juga dapat mengakibatkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, siswa juga diberikan pemahaman mengenai larangan balap liar, bahaya mengendarai kendaraan tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pentingnya mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat berkendara.

“Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan,” ucap dia.

Ia menambahkan melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar mampu menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing serta turut menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia sekolah.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan mendapat respons positif dari para siswa maupun pihak sekolah yang berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini. (A/B2)

Exit mobile version