Site icon zonakalteng

Ahamad Jayadikarta : Anak Bijak Menggunakan HP Utamakan Belajar

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta mengingatkan anak-anak agar bijak menggunakan telepon seluler (HP) dan tidak menghabiskan waktu berlebihan untuk bermain gawai.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan dan pengembangan potensi anak, bukan justru mengganggu waktu belajar maupun mengurangi interaksi sosial.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Jayadikarta saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau.

“Teknologi memang memberikan banyak manfaat, namun saya mengingatkan anak-anak jangan terlalu banyak bermain HP. Gunakan HP seperlunya saja dan lebih fokus belajar, karena masa depan anak-anak ada di tangan mereka sendiri,” tegasnya.

Ahmad Jayadikarta mengatakan, penggunaan teknologi di kalangan anak tidak dapat dihindari seiring perkembangan zaman. Karena itu, pendekatan yang diperlukan bukan semata-mata melarang penggunaan HP, melainkan memberikan pemahaman dan pendampingan agar anak mampu menggunakannya secara bertanggung jawab.

Ia meminta orang tua dan guru mengambil peran aktif dalam mengawasi penggunaan gawai. HP, kata dia, sebaiknya diarahkan sebagai sarana belajar, mencari informasi yang bermanfaat serta mengembangkan kreativitas anak.

“Orang tua dan guru diharapkan dapat mengarahkan anak memanfaatkan HP untuk hal-hal positif dan mendukung proses pendidikan,” ujarnya.

Wabup juga menekankan bahwa pengawasan tersebut penting untuk memastikan anak tetap memiliki waktu yang cukup untuk belajar, berkomunikasi dengan keluarga, bermain secara sehat serta mengikuti berbagai kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga bagaimana mereka tumbuh di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital.

Karena itu, peringatan HAN 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi pemerintah, keluarga, sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama memastikan hak anak terpenuhi sekaligus memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan perhatian, pendidikan dan perlindungan yang terbaik agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat dan berprestasi,” pungkas Ahmad Jayadikarta.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau pun mendorong penguatan sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, keluarga dan sekolah dinilai memiliki peran penting agar kemajuan digital benar-benar menjadi peluang bagi anak untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi hambatan bagi masa depan mereka.

Exit mobile version