
Barselnews, Kapuas – Luasan kawasan kumuh di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, terus berkurang dari semula 331 hektar kini menjadi 281 hektar.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRPKP Kapuas, Maria Suzana Natalestari, melalui kasi perencanaan, Hani Mariaty mengatakan, dengan adanya penanganan yang dilakukan beberapa tahun ini baik melalui program NUSP maupun program lainnya hampir 50 hektar luasan kawasan kumuh di Kota Kuala Kapuas telah berkurang.
“Dari 331 hektar sekarang sudah berkurang sekitar 50 hektar atau 15 persen untuk luasan kawasan kumuh di Kota Kapuas,” kata Hani Mariaty kepada Barselnews belum lama ini.
Ia menjelaskan, untuk tahun ini untuk penanganan kawasan kumuh telah dianggarakan atau disuport dalam APBD pada Renstra dan RPJMD.
“Tahun ini baru ada anggaran di APBD untuk kawasan kumuh. Sebelumnya hanya melekat mensukseskan renstranya Kementerian PUPR dan renstranya nasional (RPJMN) sehingga dari Dirjen Cipta Karya ada yang namanya program 100-0-100,” ucap dia.
Menurutnya, Dinas PUPR Kapuas sendiri menargetkan hingga tahun 2019 luasan kawasan kumuh bisa tertangani hingga 20 persen. Dan pihaknya optimis terget tersebut akan tercapai.
“Kita optimis bisa mencapai target 20 persen dengan harapan adanya keterlibatan instansi terkait dan juga tentunya masyarakat sendiri,” pungkas dia. (JM/A2).
