
Barselnews, Buntok – Berdasarkan data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Barito Selatan, dari 86 desa hanya 14 desa yang belum memiliki perpustakaan desa.
“Dari 86 yang ada diwilayah Barsel, sebanyak 72 desa yang telah memiliki perpustakan. Sedangkan 14 desa diantaranya masih belum memiliki perpustakaan desa,” kata kepala Dinas Perpustakaan Barsel, Hidayaturrahman kepada Barselnews. Selasa (2/4/2019).
Ia mengatakan, sementara untuk total keanggotan perpustakaan daerah kurang lebih 5.700 yang tersebar diwilayah Barito Selatan.
Adapun tenaga perpustkaan, lanjut dia berjumlah 12 orang khusus untuk Kabupaten. Sementara untuk tenaga didesa-desa telah diberikan diklat atau pelatihan setiap tahunnya.
Ia menjelaskan, untuk perpustakaan desa saat ini pihaknya sedang melakukan pembinaan. Selanjutnya setelah Pemilu serantak pihaknya juga akan mengadakan pelatihan kepada petugas perpustakaan desa ini.
“Sementara untuk perpustakaan desa yang memiliki bangunan hanya baru 28 desa sementara yang belum memiliki yang belum memiliki bangunan kurang lebih 50,” beber dia.
Menurutnya, dana untuk bangunan perpustakaan desa tersebut sudah tertuang dalam UU nomor 16/2018 bahwa semua pengeluaran perpustakaan bisa dilaksanakan dengan Dana Desa (DD).
Hal tersebut, asalkan benar-benar dilaksanakan untuk pembangunan temnpat perpustakaan desa dan buku-bukunya. (UR/A2).
