Jumat, Oktober 16

Sejumlah Tokoh di Barito Selatan Tolak Keras Gerakan People Power

Barselnews, Buntok – Sejumlah tokoh di Barito Selatan menolak keras pengerahan massa atau gerakan people power untuk mendelegitimasi Pemilu 2019.

Ketua PHBI Barsel, Masjid Al-Mukarramah Buntok, Agus Firma mengatakan pihaknya menolak keras gerakan people power karena arahnya makar kepada Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI).

“Kita menolak keras ajakan people power atau pengerahan massa untuk mendelegitimasi Pemilu 2019. Apabila merasa Pemilu 2019 kemarin ada hal yang kurang atau kecurangan bisa ditempuh dengan jalur hukum dan aturan yang berlaku,” kata Agus Firma kepada Barselnews. Sabtu, 18 Mei 2019.

Ia pun mengajak untuk mempercayakan kepada penyelenggara pemilu dan aparat Negara. Agar Permasalahan terkait Pemilu bisa diselesaikan dengan baik dan adil sesuai amanat Undang-Undang.

“Saya mengajak kepada masyarakat agar tidak terpengaruh ajakan sekelompok orang untuk melakukan hal yang melanggar hukum dan inkonstitusional. Mari kita bersama-sam jaga situasi kondusifitas di Barsel,” ajak dia.

Senada juga diungkapkan salah satu tokoh agama Kristen Barsel, pendeta Krisman Harefa mengimbau kepada seluruh masyarakat Inonesia untuk tidak terpengaruh berbagai ajakan provokasi makar dari pihak-pihak, kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab.

“Tenagkan diri kita, mari kita hargai semua pemilu yang sudah terlaksana dengan baik jujur adil dan demokratis,” ajak dia.

Ia mengungkapkan siapa pun yang terpilih nanti agar mendukung sepenuhnya. Serahkan kepada pihak  berwewenang menanganinya.

Sementara itu tokoh agama Khatolik, Bambang MSF mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang tidak terpengaruh dengan ajakan people power kelompok tertentu.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mengikuti ajakan makar people power dari orang tidak bertanggungjawab. Mari kita percayakan kepada negara dan aparat keamanan agar negara kita aman dan damai,” ucap dia. (UR/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *