
Barselnews, Kapuas – Dinas Pertanian Kapuas bekerjasama dengan Dinaspertanian Holtikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng melaksanakan kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) mensosialisasikan bahaya Rabies kepada pelajar SMP dan SMA.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa bahwa rabies sangat berbahaya apabila tidak dilakukan pengobatan secepatnya,” kata Kadis Pertanian Kapuas melalui Kasi Kesehatan Hewan, drh Anik Ariswandarni via telepon seluler, Sabtu, 22 Juni 2019.
Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi dengan sasaran anak pelajar yang harus mengetahui sejak dini bahaya gigitan anjing gila.
Ia berharap,informasi mengenai penyakit rabies yang benar dapat sampai ke masyarakat, merubah paradigma yang selama ini salah mengenai vaksinasi rabies pada hewan.
Para guru dan pelajar diharapkan menularkan pengetahuan yang baik kepada siswa lain maupun keluarga dan masyarakat luas.
“Setidaknya dengan kegiatan sosialisasi dapat memberikan suatu pemahaman bagi masyarakat paling tidak di lingkungan terkecil yaitu keluarga,” ucap dia.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut, drh. Nina Ariani dari dinas tanaman pangan hortikultura dan peternakan kapuas dan drh. Anik Ariswandani. (DJEMMY NAPOLEON/A2).
