
Barselnews, Kuala Kapuas-Ketua DPRD Kapuas, Kalimantan Tengah Algrin Gasan mengatakan serapan anggaran APBD Kapuas triwulan kedua masih rendah.
“Realisasi keuangan baru 16, 84 persen, dan realisasi fisik baru 16, 86 persen,” katanya pada saat Rapat Dengar Pendapatat DPRD Kapuas bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP), dirung rapat gabungan komisi Rabu 17 Juli 2019.
Ia mengatakan, serapan anggaran ini sangat rendah dibandingkan triwulan sebelumnya, dan makanya kita mendorong Pemkab lebih serius, dan DPRD akan mengawal.
“Kita meminta agar terutama kegiatan fisik yang sudah lelang segera dikerjakan, dan yang belum lelang segera dilelang,” harap dia.
Menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Kapuas itu, pihaknya selaku lembaga akan mengawasi terhadap progres fisik maupun keuangan di Dinas PUPRPKP seharusnya diatas 60 persen, karena ini sudah pertengahan tahun.
Namun kenyataannya berdasarkan informasi dari masyarakat, dan pantauan di lapangan masih rendah, dan ditambah lagi aspirasi masyarakat yang sudah terakomodir pada Perda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2019,banyak belum terlaksana, baik Jalan maupun jembatan.
Rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua DPRD Kapuas Algrin Gasan itu didampingi anggota Komisi I, sedangkan dari eksekutif dihadiri Kabid Cipta Karya Maria Zusana, Kabid Kebersihan dan Persampahan Ahmad Isnainie dan perwakilan Bina Marga.(Djemmy Napoleon/A1).
