Jumat, Oktober 16

Sebanyak 68 Titik Panas Terdeteksi di Kuala Kapuas

Barselnews, Kapuas – Berdasarkan informasi dari satelit sebanyak 68 titik panas atau hotspot terdeteksi di Kuala Kapuas selama Januari – Juli 2019.

Kepala Pelaksanan BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan, meski hotspot terdeteksi sebanyak 68 titik, namun untuk kejadian kebarakan hutan dan lahan ada 7 kali total luasanya sekitar 8,6 hektar.

“Meski titik hotspot tinggi, namun baru 7 kejadian kebakaran lahan dengan luasan sekitar 8,6 hektar. Dan kita telah melakukan pemadaman melalui darat,” kata Panahatan Sinaga.

Menurutnya, saat ini pihaknya terus melakukan pencegahan karhutla dengan cara patroli dan pemasangan imbauan berupa baleho dititik rawan terutama di Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup dan Mantangai.

“Perlu diwaspadai rawan kebakaran di kecamatan Kapuas Timur dan Bataguh karena sudah selesai panen. Karena batang padi atau jerami kering bisa mengakibatkan kebakaran,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk pos lapangan ada di 8 kecamatan yang rawan kebakaran, diantaranya di Kapuas Murung membawahi Dadahup dan Pulau Petak, Basarang membawahi Kapuas barat, Mantangai membawahi Timpah, Kapuas Timur mambawahi Bataguh, Kapuas Hilir,Tamban Catur dan Kapuas Kuala.

“Sementara di Kecamatan Selat nantinya di bawahi pos Induk langsung di kantor BPBD,” beber dia. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *