Beranda Barito Utara Buat SKCK dan SIM Palsu, Felentinus Diamankan

Buat SKCK dan SIM Palsu, Felentinus Diamankan

15
0

BarselNews, Muara Teweh – Terungkapnya perkara tindak pidana pemalsuan surat atau dokumen negara yang digunakan oleh Embing Syamsudin untuk memperpanjang SKCK di Mapolres Barito Utara berujung pada tertangkapnya pembuat surat atau dokumen palsu tersebut.

Kapolres Barito Utara, AKBP Dostan Matheus Siregar SIK pada press conference dihalaman Mapolres Barito Utara, Jumat 30 Agustus 2019 mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus pemalsuan surat tersebut.

Kapolres mengatakan bahwa kasus pemalsuan surat ini dikatahui saat terangka Embing yang ingin melakukan perpanjangan SKCK ke Polres Barito Utara dengan memberikan SKCK palsu. Dari SKCK tersebut didapati kejanggalan terhadap pejabat yang bertanda tangan.

Selain itu juga, lanjut dia, sidaik jari pada SKCK tersebut tidak sama dengan sidik jari Embing, dari interogasi diketahui embing menyuruh Falentinus untuk membuat SKCK palsu tersebut.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap keduanya, Falentinus mengaku bahwa dirinyalah yang membuat SKCK palsu tersebut dengan mengubah tanggal pembuatan dan masa berlaku surat tersebut.

Tak hanya itu, Falentinus juga mengaku bahwa dirinya juga membuat SIM palsu dengan merubah tanggal masa berlaku dan juga jenis SIM tersebut dengan menggunakan satu buah printer.

“jadi dari pengakuan tersangka Felentinus, setiap membuat SKCK dia diberi uang sebesar Rp 50 ribu, dan untuk SIM juga terkadang dengan jumlah yang sama tergantung pemberian orang,” ucapnya.

Falentinus ini melakukan pemalsuan surat ini didaerah wilayah Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru. “dari pengakuan tersangka, dirinya hanya membuatkan surat palsu tersebut hanya bagi warga Hajak, belum ada dari daerah lain,” terangnya.

Terhadap kedua tersangka, tegas kapolres, dikenakan pasal 263 ayat (1), ayat (2) KUH Pidana dengan ancaman hukukamn pidana penjara maksimal 6 tahun.

“Dari pamalsuan surat tersebut, saat ini, Polres Barito Utara dan dua buah perusahaan tambang yang menjadi korban dan menalami kerugian,” terangnya.(DN/A2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here