Jumat, Oktober 16

FS Untuk Analisa Kelayakan Pembangunan Dua Jembatan

BarselNews, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan eskspose Feasability Study (FS) kedua jembatan tersebut di aula Bappeda Litbang, Senin 21 Oktober 2019. Dua buah jembatan dimaksud yakni, Jembatan Lemo Seberang-Desa Lemo dan Jembatan Sikan-Tumpung laung.

Bupati Barito Utara H Nadalsyah mengatakan bahwa kegiatan FS dua buah jembatan ini bertujuan untuk menganalisa seluruh bidang yang berkaitan dengan kelayakan pembangunan.

“Selain itu juga untuk mendengarkan dan menyaksikan hasil dari sebuah studi kelayakan. Yang mana tujuan adanya studi kelayakan proyek ini, agar para stake holder dapat mengetahui apakah proyek ini layak atau tidak untuk dijalankan,” kata Nadalsyah.

Menurutnya, bahwa dalam pembangunan jembatan pastinya memerlukan dana yang cukup besar, namun dengan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi serta dukungan dari seluruh masyarakat, pekerjaan pembangunan ini akan dapat terselesaikan.

“Kita semua dan masyarakat tentunya berharap dengan dibangunnya jembatan ini, geliat perekonomian di Barut makin berkembang lebih cepat. Hal ini adalah wujud cita-cita kita semua untuk menjadikan Barut sejajar dengan daerah lainnya yang sudah lebih dulu maju dan bahkan lebih baik lagi,” ucap dia.

Sehingga, lanjut orang nomor satu di Kabupaten Barito Utara ini, apa yang menjadi visi dan misi sebagai kepala daerah, yaitu terwujudnya masyarakat Barito Utara yang religius, mandiri, dan sejahtera melalui percepatan pembangunan dibidang sumber daya masusia, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan dapat terwujud.(DN/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *