Jumat, Oktober 16

TNI di Pulpis Uji Coba BIOS 44 Kembangkan Pertanian Daerah

Barselnews, Pulang Pisau – Perwira Penghubung (Pabung) Pulpis Kodim 1011/Klk Kuala Kapuas Mayor Inf. Mulyadi, Selasa (29/10/2019) mengatakan, bahwa pihaknya dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melaksanakan sosialisasi tentang Bios 44 dari Babinsa Kodim 0044 Palembang. Dimana kelompok itu menemukan bagaimana cara menanam sayur, padi, sawit dan lain sebagainya.

” Dengan Bios 44 ini bisa mendapatkan hasil yang banyak, kemudian ini ada hubungannya dengan Karhutla juga, dan itu juga bisa mencegah kebakaran, karena dengan adanya Bios 44 ini, seperti apa yang disosialisasikan hasilnya lebih banyak, dan bahkan petaninya pun akan selalu mengerjakan itu,” beber Muliyadi disela sosialisasi Bios 44, di halaman Posko BPBD Pulpis.

Dengan para petani terus-menerus menanam baik itu sayur, padi, dan tanaman lainnya, maka dampaknya akan dapat mengurangi Karhutla di Wilayah Kabupaten Pulpis. Dan manfaat Bios 44 itu, kata Muliyadi, hasilnya cukup menjanjikan dan bahkan hasil tanaman pun akan berlipat yang didapat nantinya.

Seperti apa Bios 44 itu, Muliyadi mengatakan, Bios 44 merupakan campuran buah-buahan yang seperti pupuk dan berbentuk serbuk, dan bahkan serbuknya tersebut tidak berdampak apa-apa, atau tidak mengandung zat kimia. ” Serbuknya itu pun bisa dimakan, pada saat kita coba tadi. Dan yang jelas Bios 44 ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk tanam-tanaman saja, tapi segala ternak dan ikan pun juga bisa digunakan. Dan bahkan, saat di putarkan di Video pun Sapi yang lumpuh pun bisa sembuh,” ujar Muliyadi menjelaskan.

Untuk itu, kata Muliyadi, pihaknya dari TNI di Wilayah Kabupaten Pulang Pisau telah mencoba dan mempraktekan itu dengan cara permentasikan atau pembusukan selama 21 hari, dan selanjutnya akan mempraktekan, dimana pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 2,5 hektar di Desa Mantaren 2 tepatnya di Rei 7.

” Intinya ini adalah penemuan dari TNI di Palembang, maka kita termasuk di Koramil Pulpis juga mendapat kesempatan sosialisasi ini, intinya untuk pengambangan pembangunan pertanian di daerah kita, dan sekarang ini kita masih belum ada MOU dengan Dinas Pertanian di Daerah, ya harapan kita nantinya akan ada kerjasama itu,” tandasnya.(Sendri/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *