
Barselnews, Pulang Pisau-Nahas nasib Arsyad (36) warga Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah yang niatnya melerai cek cok mulut, malah dikeroyok kedua temannya hingga babak belur.
Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB didepan penginapan Bunga Tanjung di Jalan Lintas Kalimantan, RT. 06 Desa Mentaren 1.
Akibat dikeroyok oleh dua orang temannya berinisial AJ dan IL itu, Arsyad mengalami luka pada bagian kepala sehingga harus dilarikan ke RSUD Pulang Pisau.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kapolsek Kahayan Hilir, Ipda Widodo membenarkan terjadinya pengeroyokan atau penganiayaan di halaman penginapan Bunga Tanjung tersebut.
“Kejadian berawal saat korban melihat kedua pelaku yakni IL dan AJ yang sedang cek cok mulut, lantas korban mendekati kedua pelaku dengan maksud ingin melerai,” ungkap Ipda Widodo.
Kemudian, tiba-tiba saja salah satu pelaku memukul korban dibagian wajah, dan diikuti oleh pelaku yang satunya lagi.
Tidak hanya itu saja lanjut Widodo, pelaku juga menendang perut korban hingga jatuh tersungkur dan menginjak-injak bagian tubuh korban hingga beberapa kali.
“Akibatnya, korban harus dilarikan ke RSUD Pulang Pisau untuk mendapatkan pertolongan medis, dan setelah itu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kahayan Hilir,” tambahnya.
Ia mengatakan, saat ini pelaku berinisial IL sudah berhasil diamankan pihaknya, sedangkan pelaku lainnya berinisial AJ sampai sekarang masih dilakukan pengejaran.
“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 Ayat (1) KUHP atau Pasal 351 Ayat (1) KUHP Tindak Pidana Pengeroyokan atau Penganiayaan,” tandasnya.(Sendri/A1).
