Jumat, Oktober 16

Warga Desa Wonoagung Pulang Pisau Mendadak Geger, Temukan Mayat Pria Di Parit Sekunder 10

Barselnews, Pulang Pisau – Warga Desa Wonoagung, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah mendadak geger dengan penemuan mayat seorang laki-laki di Parit Sekunder 10, tepatnya sebelah Kanan desa setempat pada Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada melalui Kapolsek Maliku, Ipda Laser K, membenarkan kejadian tersebut, dan korban diketahui bernama Toradi (74) warga Jalan Pondasi lll, RT 03 RW 01 Desa Wonoagung.

“Korban pada saat ditemukan mengenakan kaos lengan panjang warna kuning dan mengenakan celana panjang warna hijau serta celana 3/4 warna biru,” ujar Laser, Senin (2/12/2019).

Ia menjelaskan, adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 06.00 WIB, korban berpamitan dengan istrinya bernama Wariyah untuk berangkat ke kebun dengan menggunakan sepeda motor merk Honda Supra.

Akan tetapi kata dia, karena suaminya tidak kunjung pulang ke rumah, kemudian Wariyah mendatangi saudaranya bernama Putra Aditya dan menyuruh saudaranya itu mencari korban.

Kemudian Putra Aditya mengajak saudaranya Jainal Abidin untuk mencari korban dengan menggunakan dua unit sepeda kayuh atau sepeda ontel menuju ke kebun milik korban di Parit sekunder 10.

Setelah masuk sekitar 1,5 kilometer di jalan sekunder, kedua saksi melihat ada kebakaran lahan dan akhirnya mereka memutuskan untuk menerobos ke arah parit sekunder 11 dan bertemu dengan rekannya bernama Sukijan.

Karena tidak mengetahui keberadaan korban, kemudian Sukijan menyuruh rekan-rekannya itu mencari di lahan milik korban yang berada di Sekunder 10.

“Setelah berjalan menuju ke parit sekunder 10, akhirnya Aditya dan saudaranya Jainal Abidin melihat korban dalam posisi tertelungkup di parit,” beber Kapolsek.

Kemudian, kedua orang itu memberitahukan hal itu kepada Kepala Desa beserta warga untuk melihat ketempat kejadian serta melaporkan kejadian tersebut ke Petugas Bhabinkamtibmas.

Pada saat petugas datang di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ternyata lahan dimana mayat korban ditemukan telah terbakar namun api sudah berangsur padam.

Ia mengungkapkan, pada TKP, pihaknya menemukan sepeda motor milik korban yang sudah hangus terbakar, termasuk 1 parang, sendal jepit milik korban bekas terbakar.

Pihaknya juga menemukan 1 arit dan rumput yang sudah diikat serta 1 batang kayu yang diduga digunakan korban untuk memadamkan api.

Dari hasil pemeriksaan dokter Andriyansyah dan tim medis dari Puskesmas Maliku kata Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban diduga kehabisan nafas karena terkepung asap atau dalam bahasa kedokteran disebut keracunan karbon dioksida.(Sendri/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *