Kamis, Oktober 15

Dinkes Nyatakan Barito Selatan Bebas Virus Javanese Encephalitis

ZONAKALTENG, Buntok – Dinas Kesehatan menyatakan Barito Selatan bebas virus Javanese Encephalitis (JE) atau radang otak. Demikian disampaikan kepala Dinas Kesehatan Barsel, dr Djulita Karunia Palar kepada zonakalteng.co.id, Selasa, 21 Januari 2020.

“Meski tidak ada tertular virus Javanese encephalitis di Barsel, namun kita tetap waspada hal ini sehubungan dengan diduganya ada kasus di Kabupaten tetangga,” kata dr Djulita Karunia Palar.

Ia menjelaskan, ciri-ciri penyakit virus JE memiliki gejala pada umumnya yakni menyerang saraf atau radang otak seperti kejang  dan panas badan. Untuk perawatannya sesuai dengan gejala yang muncul.

Ia mengatakan, virus tersebut ditularkan oleh gigitan nyamuk culex khusunya pada malam hari. Gigitan nyamuk ini berbeda penyakit lainsprti DBD iya punya cirri khas tersendiri biasanya pada malam hari.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari gigitan nyamuk pada malam hari.

Jika ada aktivitas pada malam hari, lanjut dia, agar menggunakan anti nyamuk yang digosokan, menggunakan jaketserta selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Ia membeberkan, apalagi sekarang musim penghujan diharapkan kebersihan lingkungan sangat penting ngan pemberantasa sarang nyamuk dengan metode 3M plus.

“Kita telah berkoordinasi dengan setiap puskemas agar mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemantauan jentik secara berkala,” beber dia.

Artinya, lanjut dia, diharapkan semua masyarakat baik rumah tangga memantau secara mendiri jentik yang ada didalam rumah masing-masing. Namnya satu rumah satu jumantik.

“Ini juga merupakan salah satu cara yang paling efektif  untuk mencegah penyakit penyakit yang muncul di musim penghujan,” jelas dia. (U/A2).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *