Jumat, Oktober 16

Disnakertrans Pulang Pisau Pastikan Tidak Ada TKA Asal China di PLTU Buntoi

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pulang Pisau memastikan bahwa tidak ada Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Negara China yang bekerja di PLTU Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Pulang Pisau.

Hal tersebut dipastikan setelah pihak Disnakertrans melakukan monitoring keberadaan Tenaga Kerja Asing di PLTU Desa Buntoi, Kamis, 30 Januari 2020.

Kepala Disnakertrans Pulpis, Farisco J.S Ibat melalui Kabid Penempatan, Pelatihan, Produktifitas dan Transmigrasi, Rini Widigdo menegaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan ulang terhadap TKA di PLTU dan hasilnya, tidak ditemukan adanya warga Negara asing khusunya dari China.

Ia menjelaskan, monitoring dilakukan ini merupakan bentuk respon cepat pihak Disnakertrans menanggapi isu serta keluhan dari masyarakat sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran dikalangan warga.

“Kami sudah mendatangi PLTU Pulpis untuk menanyakan keberadaan TKA. Hasilnya tidak ada warga Negara China,” beber dia.

Ia menjelaskan, pihaknya pun bergerak cepat melakukan pendataan dan monitoring agar tidak menimbulkan ke khawatiran masyarakat dengan adanya isu TKA asal China.

“Hal ini dikarenakan masalah Virus Corona yang sedang heboh-hebohnya, dan menjadi perhatian Dunia, maka dari itu, kita harus bergerak cepat, isu sekecil apa pun itu harus kita tidaklanjuti,” tandas dia.

Ia menambahkan, berdasarkan data hasil monitoring Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Pulpis tahun 2019, tercatat ada 5 orang TKA saja yang ada di Wlayah Kabupaten Pulpis.

“Lima TKA itu tersebar di 5 Perusahaan yakni di PT. Kahayan Berseri, PT. Surya Cipta Perkasa, PT. Kalimantan Zirkon Industri, PT. Antang Sawit Perkasa dan PT. Global,” beber dia..

Terpisah, Kepala Bidang Administrasi PJB PLTU, Aris Widodo mengatakan, dirinya memastikan bahwa terhitung sejak tanggal 15 Mei 2017 sudah tidak ada lagi TKA di PLTU Pulpis.

“Kalau dulu memang ada, tapi itukan waktu pembangunan sampai dengan pemeliharaan saja, setelah PLTU berfungsi ya mereka sudah enggak disini lagi,” tutupnya. (SENDRI/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *