Jumat, Oktober 16

Wabup : Perawat Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Masyarakat

ZONAKALTENG, Buntok – Wakil Bupati Barito Selatan, Satya Titiek Atyani Djoedir menyebutkan perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Demikian disampaikannya, usai membuka pelantikan DPD dan DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan seminar keperawatan, di Jaro Pirarahan Buntok, Kamis, 6 Febuari 2020.

Wakil Bupati mengatakan, keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh berbagai aspek. Salah satunya dari pelaksana pelayanan kesehatan.

Perawat, lanjut dia, merupakan salah satu unsur pembangunan kesehatan yang saat ini mempunyai populasi terbanyak diantara profesi keshatan lainnya.

“Artinya perawat ini sebagai ujung tombak pemberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat di berbagai instansi,” kata Aty Djoedir usai kegiatan.

Ia membeberkan, berdasarkan data jumlah perawat yang ada di Barsel kurang lebih 475 orang yang tersebar di Dinkes, Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Poskesdes dan klinik swasta.

Bahkan, sambung dia, juga perawat dirumah tahanan, perawat di Polres, dan perawat di Kodim.

“Secara otomatis para perawat ini memberikan pengaruh terhadap pembangunan nasional khusunya bidang kesehatan,” beber dia.

Apalagi, lanjut dia, Kemenkes melalui lembaga Komisi Akreditasi Rumah Sakit atau KARS melaksanakan akreditasi dilingkup fasilitas kesehatan dan pemberi pelayanan kesehatan, baik itu di Pusksmas maupun di rumah sakit.

Hal itu, sambung dia, sebagai salah satu syarat agar bisa bekerjasama dengan BPJS.

“Kita pun bersyukur karena ditempat kita smua Puskesmas sudah trakreditasi dan juga RSUD Jaraga Sasameh terakreditasi Paripurna. Hal ini bisa diraih karena peran besar dari para perawat,” ucap dia. (B/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *