Jumat, Oktober 16

Jamaah calon haji Barsel telah diberikan vaksin influenza dan meningitis secara gratis

ZONA KALTENG, Buntok-Dinas Kesehatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah telah memberikan vaksinasi influenza dan meningitis secara gratis kepada jamaah calon haji kabupaten setempat yang akan diberangkatkan pada 2020 ini.

“Pemberian vaksin influenza dan meningitis kepada jamaah calon haji tersebut kita laksanakan pada Selasa (12/3),” kata Kepala Bidang Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Barito Selatan, Zainah Rusiana, di Buntok, Jumat.

Dari 126 orang jamaah calon haji kata dia, 122 orang yang sudah diberikan vaksinasi, sedangkan empat orang berhalangan hadir dan pemberian vaksin terhadap empat orang tersebut menyusul.

Menurut dia, pada saat pemberian vaksin influenza dan meningitis dihadiri oleh dua orang dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palangka Raya, dan itu sebagai legalisasi pemberian vaksin meningitis bagi jamaah calon haji.

Ia menjelaskan, vaksin meningitis yang diberikan secara gratis kepada jamaah calon haji itu anggarannya berasal dari pemerintah pusat, sedangkan vaksin influenza yang diberikan secara gratis itu anggarannya berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan.

Selain itu, Zainah Rusiana juga menyampaikan, Dinas Kesehatan juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap jamaah calon haji Barito Selatan yang akan diberangkatkan pada 2020 ini, dan pemeriksaan dilakukan pihaknya dalam dua tahap.

“Pemeriksaan tahap pertama kita laksanakan pada Nopember dan Desember 2019 lalu di Puskesmas Buntok, dan pemeriksaan kesehatan tahap kedua kita dilaksanakan dari Januari hingga Maret 2020 ini, termasuk pemberian vaksin influenza dan meningitis,” ucapnya.

Sedangkan untuk pemeriksaan tahap ketiga jamaah calon haji akan dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di embarkasi haji nantinya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, ada 24 orang dari jumlah jamaah haji yang resiko tinggi (Risti) potensi sakit, sehingga pembinaan, dan pemeriksaan kesehatan terhadap 24 orang tersebut perlu lebih kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan lanjut dia, pihaknya juga telah melaksanakan latihan kebugaran terhadap jamaah calon haji Barito Selatan.

Pembinaan dan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan ini tambah dia, merupakan kewenangan Dinas Kesehatan dalam penentuan istitha’ah keberangkatan jamaah calon haji, dan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15/2016 terkait hal itu.

Zainah Rusiana juga mengimbau kepada calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada 2020 ini dapat menjaga kesehatannya agar nantinya bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar tanpa ada gangguan masalah kesehatan, dan kendala lainnya yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah di tanah suci Mekkah.(BI/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *