Jumat, Oktober 16

Ketua DPRD Pulang Pisau Sikapi Pernyataan Kontroversi Kades Gandang Barat

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Ketua DPRD Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai menyikapi penyataan kontroversi Kepala Desa Gandang Barat yang menyatakan tidak ada bantuan Pemkab terkait musibah banjir di Desa tersebut.

Ahmad Rifai pun mengaku heran dengan pernyataan Kades Gandang Barat bahwa sampai sekarang paska banjir belum sama sekali mendapat bantuan Pemkab setempat.

Serta juga menyatakan, rencana menyalurkan bantuan logistikdibatalkan, karena BPBD belum menetapkan status siaga bencana.

“Kita sangat menyayangkan pernyataan Kades tersebut. Dimana letak kesalahan Pemkab Pulpis, karena mulai dari banjir hingga surut sekarang ini Pemkab telah menyediakan dapur umum dan posko kesehatan,” tegas Akmad Rifai.

“Jadi pengertian Pemkab Pulpis tidak peduli itu dimana? Serta bentuk kepedulian apalagi yang diinginkan,” imbuhnya.

Menurutnya, selama ini posko, dapur umum dan kesehatan yang di tempatkan di Desa Gandang Barat yang terdampak banjir itu merupakan bantuan dan dukungan Pemda setempat.

Bahkan, tegas dia, dirinya bersama Camat Maliku dan wakil ketua I DPRD Pulpis, Ahmad Fadli Rahman juga turut membantu menggunakan dana pribadi mendatangkan alat berat untuk membuang sampah yang menghambat aliran air ke Desa Gandang.

Senada anggota DPRD Pulpis, Tandean Indrabella pun mengaku heran dengan permasalahan akan penetapan status bencana.

Sebab menurutnya Pemkab mempunyai  parameter atau kriteria yang jelas sesuai ketentuan dan tidak mungkin asal-asalan, persisnya situasi dan kronologis.

“Pernyataan Pak Kades ini, saya kurang mengerti alangkah baiknya kita tanyakan ke BPBD Kabupaten nanti, supaya tidak menimbulkan persepsi negatif,” tutupnya. (SENDRI/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *