Jumat, Oktober 16

12 Warga Barito Selatan berstatus ODP dan 2 orang PDP COVID-19

ZONAKALTENG, Buntok – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Barito Selatan, hingga saat ini tercatat sebanyak 12 warga berstatus Orang Dalam Pemantauan ODP dan 2 orang lainnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan atau PDP.

“Ada 12 warga berstatus ODP dan 2 orang PDP hingga 24 Maret 2020 ini,” kata Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit pada Dinkes Barsel, Zainah Rusiana, , Selasa, 24 Maret 2020.

Ia menjelaskan, 12 warga yang berstatus ODP tersebut berada di rumahnya masing-masing, dan pihaknya terus melakukan pemantauan.

Sementara dua orang yang statusnya PDP lanjut dia, satu orang sedang berada diruang isolasi RSUDDoris Sylvanus Palangka Raya, dan satu orangnya lagi sedang dalam perawatan di ruang isolasi pada RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Menurut dia, mereka yang berstatus ODP dan baru datang setelah bepergian dari daerah lain yang sudah terdampak Corona Virus Disease atau COVID-19.

“Kita terus melakukan pemantauan terhadap warga yang bepergian ke luar negeri maupun yang datang, hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran wabah virus tersebut,” ucap dia.

Ia membeberkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana COVID-19, masyarakat diminta untuk menunda perjalanan keluar negeri atau perjalanan menuju daerah lain yang sudah ada terdampak virus tersebut sampai sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Serta juga, sambung dia, tempat-tempat wisata, dan tempat hiburan malam di Barito Selatan ini juga ditutup untuk sementara waktu.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat supaya menerapkan Social Distancing atau menjaga jarak, dan menghindari keramaian.

Ia juga meminta diminta untuk dirumah, karena Sosial Distancing merupakan metode paling efektif dalam mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19.

Serta juga mengurangi aktivitas diluar rumah kalau tidak penting, karena libur ini merupakan isolasi dirumah masing-masing untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19.

Masyarakat juga lanjut dia, diimbau agar melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti kalau batuk supaya mulut ditutup dengan tangan dan rajin mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, dan hindari berjabat tangan.

Disamping itu kata dia, segera mengganti baju ketika pulang ke rumah, dan rendam baju tersebut dengan deterjen untuk selanjutnya dicuci. Hindari memegang hidung dan mata pada saat dikeramaian, dan gunakan masker bila sakit batuk/pilek serta gunakan masker bila berada dikeramaian atau diluar rumah.

Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat di wilayah Barito Selatan ini supaya dapat berperilaku hidup bersih dan sehat.

Sedangkan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat diminta untuk menjaga pola makan yang seimbang, dan beristirahat yang cukup serta berolahraga secara teratur, dan mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Dengan pola hidup bersih, dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh, maka kita akan terhindar dari penyakit,” ucap dia. (BI/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *