Beranda Pulang Pisau Satu Orang PDP, Status Pulpis Menjadi Zona Kuning

Satu Orang PDP, Status Pulpis Menjadi Zona Kuning

174
0

ZONA KALTENG, Pulang Pisau-Status wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah yang sebelumnya zona hijau menjadi zona kuning, karena satu orang warga Pulang Pisau dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Hal itu berdasarkan siaran Persnya, Gugus Tugas Pulpis menyatakan, selain 1 oramg berstatus PDP, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya mengalami peningkatan dalam setiap harinya.

Berdasarkan update data Gugus Tugas Covid- 19 Kabupaten Pulpis, Minggu (05/04/2020), jumlah ODP yang sebelumnya 27 orang kini menjadi 28 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) tetap 19 orang.

Untuk ODP di Kecamatan Kahayan Hilir status 8 orang, dan 1 (satu) Orang Tanpa Gejala (OTG), sementara di Kecamatan Maliku status 10 ODP dan 18 OTG.

Di Kecamatan Pandih Batu status ODP sebanyak 4 orang, 2 orang di Kecamatan Sebangau Kuala, Kecamatan Banama Tingang status 2 orang, Kecamatan Kahayan Tengah sebanyak 1 orang, Kecamatan Kahayan Kuala 1 orang dan Kecamatan Jabiren Raya nihil kasus.

Ketua Gugus Tugas Covid-19, Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo melalui Humas Media Center Covid-19 dr Muliyanto Budihadjo mengatakan, 1 orang yang berstatus PDP itu adalah Mahasiswi berasal dari Kecamatan Banama Tingang dimana awalnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam Palangka Raya kemudian di rujuk lagi ke RS Dorys Silvanus dan diisolasi di Bapelkes Palangka Raya.

“Ini informasi baru kami dapat dari Dinas Kesehatan Provinsi dan RS Dorys Silvanus dan Tim Gugus Tugas kita sudah menelusuri 1 mahasiswi PDP ini di Desanya, dan juga ada tim yang ke Bapelkes tempat PDP itu di isolasi,” ujarnya melalui siaran pers didampingi Kepala Diskominfo Pulpis Moh Insyafi.

Karena Kabupaten Pulpis sudah ada 1 PDP kata dia, maka secara otomatis status yang sebelumnya Zona Hijau menjadi Zona Kuning, dan pihaknya pun telah mengkonfirmasi hal itu ke Dinkes Provinsi, dan telah menerima Rujukan dari RS Siloam.

“Saat ini tim kami lagi menelusuri ke RS Doris Sylvanus dan RS Siloam untuk mengetahui kronologis PDP tersebut agar bisa diambil tindak lanjutnya,” tutupnya.(Sendri /A1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here