
ZONAKALTENG, Muara Teweh – per 7 April 2020 jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Barito Utara berjumlah 10 orang. Dimana sebelumnya hanya tujuh orang di Kabupaten Barito Utara.
Hal ini disampaikan oleh juru bicara covid-19 Kabupaten Barito Utara, H Siswandoyo dalam press release di ruang rapat setda lantai II, Selasa 7 April 2020.
Yang mana penambahan ini merupakan cluster yang baru daang Gowa, Sulawesi Selatan sebanyak tiga orang yang menguikuti pengajian ijtima Ulama Dunia 2020.
Namun, kata Siswandoyo, julah PDP 10 orang tersebut kini telah berubah menjadi 6 orang. Dimana setelah dilakukan hasil pemeriksaan kesehatan empat orang dinyatakan negative mengidap covid-19.
Dari enam orang yang masih berstatus PDP tiga diantaranya masih menunggu hsail pemeriksaan kesehatan paparan covid-19. “ dan tiganya baru menjadi PDP merupakan masyarakat Barito Utara yang baru datang dari Gowa, Sulsel,” ungkapnya.
Memang, kata dia, orang atau cluster yang baru datang Gowa, Sulsel saat dilakukan pemeriksaan awal dalam kondisi yang sangat sehat, namun kemungkinan membawa virus covid-19.
“hal ini yang menjadikan orang yang baru dating dari Gowa, kami klasifikasikan menjadi PDP,” ujarnya.
Dia mengharapkan, masyarakat yang baru dating dari daerah dengan status zona merah agar dapat melakukan karantina mandiri serta mengikuti himbauan pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus covid-19.
“Selain itu juga, dapat melaporkan kondisi yang dirasakan kepada petugas kesehatan atau petugas gugus penanganan penyebaran covid-19 kabupaten Barito Utara,” terangnya.(DN)
