
ZONAKALTENG, Buntok – Ditengah badai Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19, kini masyarakat Barito Selatan kembali dihantui ancaman banjir mulai mengepung kota Buntok dan sekitarnya.
Dalam sepekan terakhir tingginya curah hujan menyebabkan DAS Barito meluap mengakibatkan pemukiman penduduk mulai terendam banjir, bahkan sampai ke jalanan.
Pantauan dilapangan, selain rumah warga dan beberapa kantor terendam banjir, beberapa ruas jalan dalam kota Buntok pun juga digenangi air antara 30-35 cm.
Seperti jalan Kelurahan, Pelita Raya, Jelapat, Panglima Batur ujung, jalan Barito Raya dan Jalan Barito daerah pasar lama Buntok.
Ditengah pandemi COVID-19 masyarakat mulai keteteran untuk menyambung hidup ditambah lagi dengan banjir membuat warga menengah kebawah kian terpuruk.
“Lengkap sudah penderitaan kami, menghindari virus berdiam dirumah, kini menghadapi banjir sangat sulit mencari sesuap nasi,”kata Lantung salah seorang warga jalan Panglima batur, Jumat, 8 Mei 2020.
Ia membeberkan, hampir semua pekarangan rumah didalam Kota Buntok terendam banjir, bahkan bebrapa diantaranya air sudah masuk kedalam rumah.
“Air yang menggenangi pekarangan rumah terjadi sejak empat hari terakhir akibat intensitas hujan cukup tinggi serta diperparah dengan banjir kiriman dari daerah hulu,” ucap dia.
Tak hanya itu berdasarkan informasi beberapa desa di semua kecamatan, baik itu Kecamatan Gunung Bintang Awai, Dusun Utara, Dusun Selatan, Dusun Hilir, Karau Kuala dan Kecamatan Jenamas juga mengalami banjir. (B/A2)
