Jumat, Oktober 16

DPMD Kapuas Gelar Rapat Bahas Penanganan Stunting

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama dengan sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan camat menggelar rapat koordinasi membahas penanganan block sampling stunting di kelurahan dan desa.

Kepala Dinas DPMD Kapuas, Yan Marto mengatakan rapat koordinasi yang dilaksanakan ini untuk penanganan block sampling stunting terutama untuk sanitasi di desa yang berada di bantaran sungai.

“Rapat tersebut dilaksanakan bersama Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, Dinas Kesehatan dan camat di 17 kecamatan dalam penanganan stunting difokuskan pada penganan sanitasi, sebab masih banyak yang melakukan buang air besar (BAB) disungai,” ucapnya.

Untuk mengatasi masalah jamban di sungai, Dinas PUPR-PKP melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) membantu membuat septytank dan pembangunan sumur dibantu dari Dana Desa (DD) dan anggaran yang ada di Kelurahan.

“Jadi ada 27 ditangani menggunakan Dana Desa, sedangkan 7 ditangani kelurahan dan dari DAK di tangani PUPR-PKP untuk 41 desa dan kepada camat diharapkan menginventarisir titik yang sudah di tentukan itu,” terangnya.

Selain sanitasi, titik fokus yang harua dilakukan dengan mengubah pola hidup masyarakat yang sudah dilakuni turun temurun terutama di bantaran sungai perlu pendekatan teknis sehingga memerlukan teknologi tepat guna (TTG).

“Makanya lebih di fokuskan ke daerah yang paling parah di 75 titik desa dan kelurahan, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi daerah lain untuk melakukan hal yang sama,” tambah dia.

Yan Marto yang sebelumnya menjabat Camat Mantangai itu berharap semua lintas sektoral bisa bekerjasama menyediakan sarana prasarana penunjang untuk menekan angka stunting dengan 8 kriteria diantaranya WC komunal, sumur bor, tempat kesehatan dan penyediaan air bersih.

“Ada dua hal yang kita targetkan, yakni pertama menekan angka stunting dan yang paling utama adalah lapor konvergensi stunting ke Pusat sehingga bukan saja pada penanganan penderita tetapi secara keseluruhan aspek penunjang,” pungkasnya.(Djemmy Napoleon/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *