Beranda Kapuas 5.058 Tenaga Kerja Sudah Divalidasi Sebagai Calon Penerima Program Subsidi Gaji

5.058 Tenaga Kerja Sudah Divalidasi Sebagai Calon Penerima Program Subsidi Gaji

856
0

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Sebanyak 5.058 orang tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau yang sudah divalidasi sebagai penerima program subsidi gaji.

“Sesuai laporan sampai saat ini, ada 5.058 orang tenaga kerja dari 81 PKBU atau perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan yang sudah melaporkan datanya,” kata Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kuala Kapuas, Agus Sutejo, Rabu 12 Agustus 2020.

Sedangkan, jumlah tenaga kerja peserta BPJAMSOSTEK yang datanya sudah di validasi dan lengkap, ada sebanyak 4.804 orang. Jadi yang masih tersisa belum validasi dan lengkap ada sebanyak 254 orang.

Sebanyak 81 yang sudah melapor tersebut terdiri dari perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan yang berada di wilayah kerja Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kuala Kapuas, yakni Kabupaten Kapuas dan kabupaten Pulang Pisau.

Selain perusahaan swasta, instansi pemerintahan yang bekerja sebagai pegawai honor maupun tenaga kontrak baik di pemerintahan Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, semua sudah melaporkan,” katanya.

Saat ini pihaknya terus melakukan pendataan dan validasi para peserta BPJAMSOSTEK yang akan menjadi sasaran program subsidi gaji yang diberikan pemerintah kepada para peserta aktif.

Adapun persyaratan yang mendapatkan program subsidi gaji yang diberikan pemerintah tersebut, pertama calon merupakan peserta aktif. Kemudian, memberikan nomor rekening tabungan pribadi untuk dilaporkan.

“Untuk batasan waktu, kita diberi waktu sampai dengan tanggal 15 Agustus 2020 ini, dan harus segera terkoneksi semuanya,” ujar Agus.

Calon peserta penerima program subsidi gaji dari pemerintah ini, dalam satu bulan akan menerima sebesar Rp.600 ribu/ bulan selama empat bulan dan untuk dananya sendiri, disalurkan ke rekening masing-masing peserta penerima setiap dua bulan sekali.

“Jadi totalnya selama empat bulan itu, menerima Rp.2,4 juta per orang, yang dananya akan masuk ke rekening masing-masing peserta penerima,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan pemerintah ini, diharapkan dapat mendongkrak dan meningkatkan daya beli masyarakat khususnya untuk pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPS JAMSOSTEK di daerah setempat.(Djemmy Napoleon/A1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here