
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melaksanakan rapat koordinasi untuk pemantapan kegiatan food estate di kawasan transmigrasi di wilayah setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy mengatakan rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dengan Direktur pengembangan usaha transmigrasi Kementrian Desa PDTT Republik Indonesia.
Menurut dia, itu dilakukan dalam rangka konsolidasi penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk bersama-sama mendukung ketahanan pangan dikawasan transmigrasi di daerah ini.
“Rapat koordinasi pemantapan persiapan kawasan transmigrasi dalam rangka konsolidasi BUMDes. bersama Camat dan Kepala Desa dimana wilayahnya masuk dalam kawasan transmigrasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah dia.
Ia mengatakan, kehadiran Direktur pengembangan usaha transmigrasi Kementrian Desa PDTT RI ini untuk memberikan penjelasan terkait apa yang nantinya dilakukan oleh Camat dan Kepada Desa yang desanya masuk dalam kawasan transmigrasi untuk memaksimalkan peran BUMDes.
“Karena program food estate ini akan berhasil berjalan 100 persen apabila dilaksanakan dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi,” terangnya.
Keberhasilan pengembangan pertanian juga didukung dengan pupuk poralid untuk meningkatkan produksi padi, sebab pupuk ini dapat menekan tingkat keasaman pada air.
“Pupuk ini sangat bagus untuk produksi beras, karena yang biasa dengan luasan lahan tiga hektar menghasilkan panen sebanyak 4 ton, maka dengan menggunakan pupuk ini dengan lahan seluas 1 hektar akan menghasilkan panen padi sebanyak 4 ton,” jelas Septedy.(Djemmy Napoleon/A1).
