Beranda Barito Utara Kasus Pencabulan Serta Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Barito Utara Tinggi

Kasus Pencabulan Serta Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Barito Utara Tinggi

17
0
foto ilustrasi

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Berdasarkan laporan masuk ke Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KB dan P3A) Barito Utara kasus pencabulan terhadap perempuan dan anak meningkat drastis.

Jumlah total kasus pada kuartal (empat bulan) pertama tahun 2020 sama banyak dengan total jumlah kasus pada tahun 2019.

Kepala Disdalduk KB dan P3A Barito Utara, Hj Siti Nornah Iriawati melalui Sekretaris Silas Patiung, membenarkan, bahwa banyak kasus kekerasan dan percabulan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan kepada Disdalduk KB dan P3A.

Ia membeberkan, dari Januari- April 2020 tercatat sebanyak 12 laporan pengaduan yang masuk ke Disdalduk KB dan P3A Barito Utara.

“Enam di antaranya masalah pencabulan,” ujar Silas, Rabu 11 November 2020.

Sedangkan, kata dia, pada tahun 2019, total pelaporan yang masuk ke data Sistem Online Perlindungan, Perempuan dan Anak (Simponi) pada Disdalduk KB dan P3A Barito Utara sebanyak 21 kasus. Dari jumlah tersebut terdata enam kasus pencabulan.

“Ada pelaporan ke dinas kami dan diselesaikan lewat mediasi. Namun ada pula yang diadukan ke polisi, sehingga menempuh jalur hukum,” ucap Silas.

Selain pencabulan, kasus yang dilaporkan ke dinas  adalah menikah tanpa izin istri, suami membawa kabur anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencurian, penganiayaan, dan guru memukul murid,

“Kami terus melakukan pembinaan terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Tugas itu dijalankan oleh Penyuluh KB di kecamatan. Jumlah Penyuluh KB rata-rata satu sampai dua orang per kecamatan,” tukas Silas.(DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here