Beranda Pulang Pisau Pj Sekda Pulang Pisau Tegaskan Pelanggar Prokes Akan di Sanksi

Pj Sekda Pulang Pisau Tegaskan Pelanggar Prokes Akan di Sanksi

34
0
Pj Sekda Pulang Piisau, H. Saripudin

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Pj Sekda Pulang Pisau, H. Saripudin akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19, apalagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pj Sekda mengatakan, pihaknya dalam penanganan pandemi Covid-19 lebih tegas lagi, menerapkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 20/2020 tentang disiplin protokol kesehatan (prokes).

Perbub 20/2020 ini, lanjut dia, telah disosialisasikan keseluruh Kecamatan, Desa hingga ke tingkat RT. Serta juga selalu disampaikan baik pada saat rapat maupun di berbagai pertemuan.

” Kita pun kemarin telah melaksanakan operasi Yustisi terhadap masyarakat yang melanggar prokes Perbub 20/2020. Artinya jika ditemukan melanggar Prokes dimaksud akan kita sanksi tegas,” tandas dia.

Ia membeberkan, sebelumnya hanya diberi imbauan bagi pelanggar protocol kesehatan. Namun saat ini akan dikenakan sanksiyakni denda sebesar Rp100.000 atau bakti social.

Hal ini lanjut dia, karena pihaknya telah terus memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat maupun dilingkungan Pemkab terutama kepada para ASSN dalam penerapan Perbub 20/2020.

“Sanksi tegas kita lakukan ini, karena kita melihat laporan Satgas Covid-19 bertambah terus pasien yang terpapar Covid-19. Dan hari ini sudah 108 orang yang positif covid-19, maka dari itu kita harus terus gencar memutus mata rantai covid-19 ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, sambung dia, pihaknya pun tidak menginginkan adanya pertemuan atau kegiatan sosial yang mengumpulkan orang banyak malah menjadi klaster baru.

Secara bertahap kembali pihaknya menyampaikan himbauan terutama dilingkungan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) agar tetap mentaati prokes dengan menerapkan 3 (tiga) M yakni Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci Tangan serta tidak berkerumun.

“Sampai saat ini, dari Kepolisian, TNI, BPBD dan Satpol PP tetap turun ke lapangan, dalam melaksanakan operasi Yustisi, dan yang jelas sekarang ini kita telah menerapkan sanksi melalui perbub 20/20 itu jika ada pelanggar prokes,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh ASN dan TKHL telah mengingatkan, selama beraktivitas di kantor wajib menggunakan masker, atau menerapkan 3M, karena sudah ada Perbub tentang hal itu.

“Jadi tidak ada alasan lagi bagi mereka yang tidak menerapkan prokes selama bekerja, dan jika ada yang melanggar maka ada sanksinya. Kenapa kita tegas tentang ini, jangan sampai ada klaster kantor lagi,” pungkas dia. (SENDRI//A2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here