Jumat, Oktober 16

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polsek Jabiren Raya Gelar Apel Bersama

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Jajaran Polsek Jabiren Raya menggelar apel bersama unsure tripika untuk mengantisipasi perayaan natal dan tahun baru. Selasa, 22 Desember 2020.

Kapolsek Jabiren Raya IPDA Sumijiarto menyampaikan bahwa lingkungan Polsek dijadikan posko pengamanan sementara natal dan tahun baru.

Kegiatan perayaan natal dan tahun baru tahun pada 2020 berbeda dari tahun sebelumnya, mengingat bangsa Indonesia dilanda musibah yang cukup berat yakni Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Bahkan setiap hari korban terpapar covid 19 cukup meningkat.

“Oleh karena itu Kami berharap agar semua mematuhi protokol kesehatan yang sudah diimbau oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah,” kata Kapolsek.

Menurutnya, terkait perayaan tahun baru pada tahun ini ditiadakan untuk menekan penyebaran wabah covid 19 sesuai edaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Namun untuk kegiatan ibadah natal tetap dilaksanakan sesuai prokes.

“Selain itu juga terkait hajatan perkawinan kita juga mempersilahkan dilaksanakan baik secara hukum agama, adat, dan administrasi. Namun kami tekankan tidak ada acara hiburan musik, dan orgen tunggal. Apabila melangar akan ditindak tegas sesuai aturan,” tandas dia.

Sementara Kepala Puskesmas Jabiren Raya, Rustam Effendi menambahkan, kegiatan pos pengamanan menjelang natal dan tahun baru merupakan agenda rutin tiap tahun.

Namun, tahun ini berbeda jauh, mengingat penyebaran covid 19 sudah luar biasa, dan hampir setiap rumah sakit penuh oleh pasien.

“Kami mengimbau kepada pemudik yang ingin pulang kampung, agar berhati hati apabila istrihat di rumah makan, carilah tempat yang aman untuk istirihat dalam  agar tidak berkerumun. Ikuti prokes agar kita terhindar dari covid,” imbau dia.

Ia menambahkan, dalam perayaan natal dan tahun baru dilarang melakukan kegiatan open hause karena dikhawatirkan menimbulkan klaster baru.

Ia menyebutkan, bahwa di Kecamatan Jabiren Raya sudah menyandang status zona merah, mengingat ada 3 pasien positif dan 1 meninggal dunia.

“Ini yang menjadi perhatian kami dari puksesmas, karena hasil tracking penularan covid 19 ini bukan transmisi lokal, tetapi didapat dari daerah lain atau melakukan perjalanan dari daerah lain,” ucap dia.

Pihaknya pun berharap kepada seluruh masyrakat kecamatan jabiren raya wajib dan taat memakai masker, cuci tangan dengan air mengalir, serta hindari kerumunan untuk memutus penyebaran covid 19. (SENDRI/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *