Jumat, Oktober 16

Perkeban Kapuas adakan misi kemanusiaan salurkan bantuan ke desa di Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Persatuan Keluarga Banjar (Perkeban) Kapuas menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako) ke Desa di wilayah Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.

Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan 7 unit mobil dobel kabin dari Kuala Kapuas menuju ke desa terparah di wilayah kecamatan Hantakan yakni Desa Alat, dan Desa Arangani.

Dengan mengerahkan tujuh unit kendaraan roda empat dobel kabin itu supaya mampu melintasi genangan air yang berada di Kelurahan Handel Bhakti, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan agar bantuan sembako itu sampai ketempat tujuan bagi warga yang sangat memerlukan.

Tak hanya itu saja, setelah melewati genangan air, tim juga harus melewati antrean panjang di kecamatan Matraman Kabupaten Banjar lantaran salah satu jembatan akses penghubung terputus akibat terjangan banjir, sehingga harus melewati sistem buka tutup satu arah.

Ketua Perkeban Kabupaten Kapuas, H Saferaniansyah mengatakan bantuan kemanusiaan kepada warga Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulus Sungai Tengah merupakan sumbangsih dari Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S  Bahat, MM, MT dan Wakil Bupati, H Nafiah Ibnor.

“Bantuan itu juga merupakan sumbangan suka rela dari pedangang pasar blok R, warga Kecamatan Kapuas Hilir dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan dari warga Banjar yang ada di Kapuas serta dari Kementerian Pertanian IP2TP unit Tatas Kabupaten Kapuas BPTP (Balai Pengkajian Tehknologi Pertanian) Kalteng,” jelasnya, di Kuala Kapuas, Senin 25 Januari 2021.

Ia mengatakan, pihaknya menuju ke lokasi bencana banjir tersebut sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan setempat agar pendistribusian pangan dan obat obatan serta peralatan dapur memang tepat sasaran.

“Kondisi di lokasi bencana Banjir sangat memprihatinkan sebab rumah warga yang berada di ibukota kecamatan dan pasarnya habis diterjang banjir. Kemudian akses jalan menuju ke Desa Alat dan Arangani terputus,” tambahnya.

Namun berkat kesigapan pemerintah setempat untuk penanganan akses jalan dapat diatasi menggunakan alat berat untuk membersihkan material potongan kayu dan tanah longsor akibat hujan deras dan banjir tersebut.

“Begitu sampai ke ibukota kecamatan, kami langsung menyerahkan bantuan sembako, baik itu beras, mie instan, air mineral serta obat obatan dan peralatan masak yang memang sudah dipaketkan. Hanya saja belum ada dapur umum disana,” ungkapnya.

Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Alat dan Arangani menyelusuri jalan terjal dan bebatuan dari pegujungan akibat diterjang banjir, sehingga perlu kehati-hatian dari sopir melintasinya.

“Karena kita harus melintasi jalan darurat akibat putusnya jalan utama dan kondisi hujan sehingga kondisi jalan licin,” tambah dia.

Disamping membawa sembako, obat-obatan dan peralatan dapur, pihaknya juga membawa tim medis untuk memeriksa kesehatan warga yang sangat memerlukan pelayanan kesehatan karena warga mengalami deman dan gatal gatal.(Djemmy Napoleon/A1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *